Sekilas Info

Sekber Targetkan Prabowo Menang di Maluku

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Sekretariat Bersama Satuan Tugas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Provinsi Maluku dikukuhkan.

Sekber Satgas dikukuhkan oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi, jenderal (purn) TNI Joko Santoso di gedung Ashari, Ambon, Kamis (21/2).

Pengukuhan sekaligus deklarasi Sekber Satgas BPN Prabowo-Sandi dihadiri ratusan relawan pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02.

Sekber Satgas BPN Prabowo-Sandi di Maluku merupakan gabungan para relawan yang akan memenangkan Prabowo-Sandi pada pemilu presiden 17 April 2019.

Joko Santoso mengingatkan Sekber Satgas BPN Prabowo-Sandi Maluku tidak membuat gaduh dan melanggar aturan hukum demi lancar dan suksesnya Pilpres.

“Kita jangan melanggar hukum, jangan melanggar aturan, jangan gaduh, jangan bertengkar hanya gara-gara pemilihan presiden jangan terprovokasi,” pesannya.

Mantan Pangdam Pattimura ini mengklaim saat ini suara Prabowo-Sandi telah unggul dari Capres-Cawapres nomor urut 01. Namun dia tetap berharap, penambahan suara dari Maluku untuk bisa memenangkan Prabowo-Sandi.

“Kita sekarang sudah melewati satu dua persen perolehan suara nasional tapi satu dua persen gak cukup harus lebih dari sepuluh persen untuk itu saya harapkan di Maluku bisa menambah suara,” kata Joko.

Ketua Harian Sekber Satgas BPN Prabowo-Sandi Maluku, Fathurahman Salim menargetkan kemenangan Prabowo-Sandi di Maluku mencapai 58 persen.

“2014 lalu seperti yang kita lihat selisihnya sangat kecil. Kami menargetkan 58 persen untuk Maluku, Insya Allah itu realistis,” kata Salim optimis.

17 organisasi relawan tergabung dalam Sekber Satgas BPN Prabowo-Sandi Maluku.

Dia mengingatkan relawan untuk mematuhi instruksi Joko Santoso mensukseskan Pilpres di Maluku.

“Seperti kata ketua (Joko Santoso) tadi, jangan sampai moment ini membuat kita bermusuhan, tetpi di kalangan bawah banyak yang diadu. Pihak ketiga sengaja mengacak-ngacak dan memprovokasi. Karena itu, mari kita menjaga kesatuan, jangan hanya karena pilpres memecah belah persatuan bangsa,” kata Salim. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga