Sekilas Info

Bawa Sabu Warga Lorong Farmasi Divonis 4 Tahun

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Hanya memiliki sabu-sabu Warga Lorong Farmasi kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe ini diganjar 4 tahun penjara. Ini terjadi pada Ferdinand Souisa alias Nan (37). Dia terbukti di persidangan melakukan perbuatan melawan hukum, karena memilik sabu-sabu yang ditemukan di dalam saku celananya saat ditangkap Polisi.

Dipimpin Hakim Ketua Pasti Tarigan SH.MH, beranggotakan Essau Yarisetouw SH dan Felix Rony Wuisan SH.Mhum, majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Menjatuhi hukuman kepada Ferdinand Souisa alias Nan dengan pidana penjara selama empat tahun,” tandas Pasti Tarigan dalam amar putusan yang dibacaka di persidangan terdakwa Rabu (13/2).

Selain pidana badan,terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar sebesar Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan. Menurut Pasti Tarigan dkk yang memberatkan terdakwa, yang bersangkutan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sementara yang meringankan terdakwa bersikap sopan di persidangan.

Hukuman majelis hakim PN Ambon ini lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum , Cheterina Lesbata SH,yang menuntut terdakwa pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp.800 juta,subsider enam bulan kurungan.
Dalam dakwaan sebelumnya Catherina menjelaskan, pada 17 Juli 2018 sekitar pukul 14.00 Wit, anggota Resnarkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mendapat informasi bahwa terdakwa sedang membawa narkotika jenis sabu-sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polisi kemudian melakukan pemantauan terhadap pelaku di Jalan Baru depan Mesjid Raya Alfatah. Tak lama kemudian terdakwa datang dengan mengendarai sepeda motor. Tak tunggu lama Polisi menghentikan terdakwa, dan menyuruhnya mengeluarkan narkotika yang dibawa.

Tak bisa berbuat banyak satu paket sabu di dalam sebuah bungkus rokok putih lalu dikeluarkan terdakwa dari saku celana bagian depan. Setelah itu terdakwa lalu digiring beserta barang bukti yang dikantongi ke Polres Ambon guna diproses hukum. (KTA)

Penulis:

Baca Juga