Sekilas Info

Server Telkomsel Ambon Terbakar

Kebakaran di Gedung Telkom Ambon

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Satu lantai kantor Telkom Indonesia (Tbk) Maluku, di Jalan Pattimura, Ambon terbakar. Server Sentral Telepon Otomat (STO) hangus. Akibatnya, seluruh aktifitas perkantoran dan bisnis online, jaringan internet, telepon, SMS tak berfungsi sejak pukul 10.05 WIT.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Meski tidak ada korban luka, tapi kerugian tak hanya dialami pihak Telkomsel, namun para pengusaha yang menjalankan bisnisnya mengandalkan jaringan Telkomsel ikut dirugikan.

Puluhan warga mendatangi kantor telkom. Mereka menanyakan penyebab dan kapan jaringan Telkomsel bisa aktif. Pihak Telkomsel seakan menghindari kejaran awak media. Buktinya, GM Telkomsel yang dinanti awak media di depan kantor telkom pasca kebakaran hingga pukul 18.00 WIT, tak kunjung keluar.

“Belum bisa (temui). GM ada di dalam (kantor). Beliau masih berkoordinasi,” kata sejumlah Satpam dengan jawaban yang sama saat ditanya wartawan pasca kebakaran hingga petang kemarin.

Kebakaran dapat diatasi setelah kurang lebih 1 jam setelah seluruh armada pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Ambon dikerahkan. Api berhasil dijinakan pukul 12.00 WIT.

Pasca kebakaran, tim identifikasi Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Meski begitu, penyebab kebakaran belum diketahui. Tim Laboratorium Forensik Makassar, rencananya akan didatangkan.

“Olah TKP sementara sudah kami lakukan. Penyebabnya belum diketahui. Mungkin kami akan minta bantuan tim labfor Makassar,” kata seorang anggota tim identifikasi kepada Kabar Timur saat hendak meninggalkan Kantor Telkom, sekira pukul 16.30 WIT.

Terputusnya jaringan telkomsel menghentikan semua aktifitas perkantoran yang menggunakan sistem online. Diantaranya penarikan uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), travel penjualan tiket pesawat dan kapal, ojek online seperti grab, gojek dan lain sebagainya.

“Katong rugi abang. Dari jam 10 pagi sampai sore ini (kemarin) beta seng dapat penumpang,” kata Frets, seorang pengemudi gojek kepada Kabar Timur di depan kantor telkom.

Hal berbeda disampaikan Samsudin. Warga Batu Merah yang hendak membeli tiket pesawat menuju Jakarta ini akhirnya membatalkan keberangkatan. “Tadi mau pesan tiket di travel untuk berangkat pukul 14.00 WIT (kemarin) tapi tidak bisa. Katanya jaringan gangguan,” terangnya.

Sejumlah warga yang mendatangi kantor telkom hanya bisa mendapat jawaban yang kurang memuaskan. “Dong bilang tunggu saja. Belum bisa dipastikan. Besok katanya teknisi dari Jakarta datang,” kata seorang wanita yang mendatangi kantor telkom karena mengaku perkejaannya terhambat.

INDOSAT LAKU KERAS

Pasca terbakarnya server telkomsel, sejumlah warga Kota Ambon terpaksa beralih ke indosat. Mereka mengganti kartu lantaran ingin menyelesaikan pekerjaan serta menghubungi pihak keluarga di luar daerah.

“Saya sudah beli kartu IM3 (Indosat). Karena ingin telepon keluarga di Surabaya,” kata Mustopo yang kala itu mendatangi kantor telkom, kemarin.

Gangguan jaringan telkomsel membuat pedagang kartu indosat untung besar. Mereka menaikan harga penjualan kartu perdana IM3 hingga dua kali lipat. “Sudah habis bang (kartu IM3). Untuk kartu Rp15 ribu, beta jual Rp25 ribu per kartu. Tapi di tempat lain mereka jual sampai Rp50 ribu,” kata seorang pedagang.

Hingga pukul 19.45 WIT, jaringan telkomsel khususnya indihome sudah mulai aktif meski belum selancar sebelumnya. Jaringannya masih timbul tenggelam. Sementara untuk jaringan 4G, telepon, SMS dan lain sebagainya hingga pukul 21.00 WIT, belum berfungsi.

TELKOM MINTA MAAF

Vice Presiden Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo melalui rilisnya dari Jakarta yang diterima Kabar Timur tadi malam, memohon maaf kepada pelanggan telkom khususnya, serta masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Atas nama manajemen telkom, kami mohon maaf. Disamping itu kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pemulihan peristiwa ini,” kata Prabowo.

Menurutnya, terbakarnya STO menyebabkan catuan listrik untuk perangkat telekomunikasi di lokasi tersebut terpaksa dipadamkan. Akibat peristiwa itu layanan telekomunikasi TelkomGrup baik suara maupun data termasuk layanan mobile milik telkomsel dari dan menuju Ambon dan sekitarnya terganggu.

“Kondisi saat ini layanan sudah berangsur pulih. Mulai pukul 14.12 WIB sering dihidupkannya catuan dan perangkat telekomunikasi,” katanya. Untuk mengantisipasi pemulihan performansi layanan secara keseluruhan, Prabowo mengaku jika telkom telah memberangkatkan tim teknis gabungan baik dari Jakarta, Surabaya dan Makassar.

“Kepada pelanggan yang senantiasa setia pada layanan TelkomGrup. Telkom terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Branch Manager Telkomsel Ambon, Oka Mahendra menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan di Maluku atas gangguan jaringan telepon maupun internet akibat kebakaran yang terjadi di server Sentral Telepon Otomatat (STO) Telkom Indonesia Cabang Ambon JL. Pattimura, Selasa (5/2).

“Kami Sampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Layanan kami disisi voice maupun data termasuk SMS mengalami gangguan,”ucapnya yang dtemui di kantor Grapari Telkomsel Canang Ambon, Selasa (5/2) malam.

Dijelaskannya, gangguan ini terjadi di terminal sentra pusat STO Telkom Pattimura Selasa sekitar pukul 10,00 wit akibat mengalami kebakaran, sehingga menyebabkan kerusakan perangkat di STO yang sedikit serius. “Sehingga untuk proses recoverynya kami usahakan secara maksimal untuk bisa direcovery,”bebernya.

Kerusakan ini juga kata dia berimbas pada pelanggan telkomsel tidak hanya di Kota Ambon saja. Tapi juga di Maluku secara umum seperti Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.

“Kita akan bertahap memperbaiki ini sehingga harapannya pelanggan tidak perlu berlama-lama lagi untuk berkomunikasi,”ucapnya.
Dugaan kebakaran, dikatakannya secara teknis perlu menganalisa lebih dalam. “Karena ada bagian terkait lebih dalam. Tapi intinya bahwa terjadinya gangguan ada di pusat data server kami sehingga berpengaruh ke hal yang lebih luas. Jadi akan ada analisa mendalam, sehingga kwjadian seperti ini kedepannya akan diantisipasi sehingga tidak akan terulang,”lanjutnya.

Ditanyai kapan akan normal? dikatakannya butuh assesment yang lebih lanjut. “Tadi pagi hampir semua layanan terputus mulai dari telekomunikasi maupun Indihome. Tapi saat ini yang saya dapat update layanan indihome sudah bisa,”ujarnya.

Meski begitu, dirinya berharap, secara bertahap paling lambat besok pagi (Rabu) dimungkinkan layanan telepon mulai bisa digunakan. “Kita mohon doanya agar proses recoverynya berjalan lancar. Kita prioritaskan wilayah-wilayah yang memiliki populasi yang lebih besar seperti Kota Ambon sampai ke wilayah yang lebih ke luar,”tuturnya.

Untuk kerugian yang dialami Telkomsel akibat kejadian ini, diakuinya ada kerugian.

Hanya saja berapa besar kerugian tersebut dikatakannya ada tim yang perlu mengaksesnya. “Masih banyak hal yang perlu kita gali lebih dalam lagi,”tandasnya. (RUZ/CR1)

Penulis:

Baca Juga