Sekilas Info

4.000 Personel Kodam Pattimura Amankan Pemilu

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - KODAM XVI/Pattimura menerjunkan kurang lebih 4.000 personel untuk mengamankan Pemilu 2019 di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Ribuan personel dikerahkan untuk membackup Polda Maluku dan Polda Maluku Utara mengamankan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Pengerahan ribuan personel itu disampaikan Kepala Staf Kodam (Kasdam) Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, dalam sambutannya mewakili Pangdam Mayjen TNI DR Marga Taufiq saat membuka Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019 di wilayah hukum Kodam Pattimura.

Pembukaan latihan pengamanan pemilu yang akan bergulir selama 12 hari ke depan itu berlangsung di Baileo Slamet Riyadi, Markas Korem 151/Binaiya, Kota Ambon, Rabu (30/1).

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan di jajaran Kodam Pattimura dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri di wilayah Maluku dan Maluku Utara,” kata Pangdam dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam.

Pangdam berharap, pelatihan pengamanan pemilu tahun 2019 dapat berhasil dan berdaya guna. Selain itu, juga bisa dijadikan sebagai wahana dalam menyiapkan personel secara dini, dari sisi kelengkapan materil yang dibutuhkan.

Ribuan personel yang dilibatkan diorganisir oleh Staf Operasi Kodam, baik Satpur, Satbanpur dan Satkowil (Kodim, Korem dan Koramil). “Kami mengerahkan kurang lebih 4000 personil yang dibagi menjadi dua, di wilayah Maluku dan Maluku Utara,” terangnya.

Latihan ini juga diisi dengan pembekalan dari Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, dan Pemerintah Daerah Maluku, maupun Polda (Maluku dan Maluku Utara) terkait hal-hal mengenai pengamanan pemilu.

NETRALITAS HARGA MATI

Kasdam menegaskan, sebagai aparat keamanan, Kodam Pattimura tidak akan berpihak kepada siapapun. “Kalau Netralitas itu sudah jelas dan saya tegaskan TNI tidak ada pilihan lain selain Netralitas Harga Mati,” tegas Kasdam.

Kasdam juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar dapat menggunakan hak pilih secara bijak. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan secara aktif, datanglah ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya, dan laksanakan secara bebas, rahasia dan tidak ada tekanan dari pihak lain,” katanya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga