Sekilas Info

20 Persen Masyarakat Belum Miliki e-KTP

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR - Hingga memasuki Januari 2019, sebanyak 20 persen masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Hal ini dikemukakan Kepala Seksi Monitor Evaluasi dan Pendaftaran Penduduk  Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Adi Suliansyah saat melakukan pertemuan dengan Bupati Malra Muhammad Taher Hanubun di kantor bupati, pekan kemarin.

Kata Adi, pihaknya diperintahkan membentuk tim perekaman e-KTP di lima provinsi di wilayah Indonesia timur salah satunya di Provinsi Maluku yang terfokus di kabupaten Malra.

"Hal ini karena Maluku Tenggara belum mencapai target 85 persen sehingga perlu penambahan perekaman e-KTP bagi masyaraat,” kata Adi.

Menurut Adi, tim Gotong Royong yang telah dibentuk ini bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melakukan perekaman e-KTP bagi masyarakat Malra selama 16 hari untuk mencapai target 85 persen.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mengapresiasi kehadiran tim Gotong Royong bentukan Ditjen Dukcapil di daerah ini. Ia menilai, kehadiran tim tersebut sangat membantu pemerintah daerah Malra dalam percepatan penerbitan kartu identitas penduduk elektronik E-KTP bagi masyarakat.

Apabila tim ini bersama Disdukcapil telah berhasil melakukan perekaman e-KTP di enam kecamatan, kabupaten Malra akan terlepas dari kategori zona merah karena telah melebihi target 85 persen.

"E-KTP memiliki manfaat besar bagi masyarakat karena kepengurusan apapun yang berkaitan langsung dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti paket bantuan dan pelayanan publik warga harus memiliki identitas seperti e-KTP,” ujar bupati.

Bupati mengimbau perangkat ohoi, camat, tokoh agama dam warga agar tetap berada di tempat saat tim Gotong Royong turun melakukan perekaman di lapangan. (KTL)

Penulis:

Baca Juga