KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kasus dugaan makelar yang dilakoni Anggota DPRD Kota Ambon, Leonora Far-Far akan dilaporkan ke DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku.
“Kasus Leonora baru saya laporkan di kepolisian. Tapi dalam waktu dekat anggota fraksi PDIP itu akan saya laporkan juga secara resmi ke DPD PDIP Maluku untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme partai,” kata korban penipuan Leonora, Rino Jery Abel kepada Kabar Timur via seluler, Minggu (20/1).
Dia mengatakan, laporan yang akan dimasukan ke DPD PDIP Maluku akan disertai alat bukti bahwa memang dirinya pernah menjadi korban aksi penipuan Leonora. “Saya punya alat bukti. Alat bukti ini juga akan saya lampirkan bersamaan dengan laporan saya ke DPD PDIP Maluku,” tegas Rino.
Soal Leonora mengklaim tidak menipu dirinya, Rino mengatakan terserah Leonora melakukan pembelaan atau tidak mengakuinya. Terpenting, laporan resmi disertai bukti akan diserahkan ke DPD PDIP Maluku sehingga pimpinan partai mengetahui hal yang sebenarnya terjadi.
“Jika Ibu Leonora menyangkal ke DPD PDIP bahwa hal itu tidak benar, terserah dia, nanti kita lihat kedepan,” tegas Rino.
Polikus PDI Perjuangan ini hingga kini belum ditegur DPD PDIP Maluku. Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Adrian Huwae mengaku tidak bisa menindaklanjuti kasus Leonora di internal partai karena yang mengaku korban tidak pernah memasukan laporan resmi ke DPD PDIP Maluku.
“Kami tidak bisa menindaklanjuti kasus ibu Leonora di internal partai begitu saja. Kami harus memiliki laporan resmi disertai bukti yang kuat dari pak Rino selaku korban penipuan. Sementara sampai saat ini, laporan resmi itu belum kami terima di DPD PDIP,” kata Huwae yang juga ketua DPRD Maluku ini.
Menurutnya, tidak adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan, menjadikan DPD PDIP beranggapan berita kasus penipuan itu hanyalah informasi dan opini semata.
Apalagi, setelah ditanyakan, Leonora mengelak dan menyangkal menipu korban. “Kecuali ada laporan resmi baru kami di DPD partai bisa menindaklanjutinya. Lagian, setelah kami tanyakan, ibu Leonora menyangkal itu,” jelasnya.



























