Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

BMKG: “Tropical Penny” Sebabkan Pertemuan Angin di Maluku

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar menyebutkan terdapat “Tropical Cyclone PENNY” 994 hPa di laut Karang Utara Queensland yang menyebabkan terjadinya pertemuan angin di wilayah Maluku bagian Selatan.

Pertemuan angin tersebut meningkatkan potensi tumbuhnya awan-awan hujan (Cumulonimbus) di sekitar perairan Selatan Ambon, laut Banda, perairan Kepulauan Kai-Kepulauan Aru, perairan Kepulauan Tanimbar-Babar serta laut Arafura.

“Keadaan ini juga dapat disertai dengan angin kencang sesaat yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut, di mana kondisi sinoptik berupa angin umumnya bertiup dari arah Barat – Barat Laut dengan kecepatan terbesar 25 Knots (46 Km/jam),” kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar di Ambon, Minggu.

Menurut dia, potensi hujan lebat disertai petir berpeluang terjadi di laut Banda , perairan Kepulauan Babar – Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kei – Kepulauan Aru serta laut Arafuru.

Adanya awan gelap (Cumulonimbus) di lokasi tersebut dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang.

Tinggi gelombang mencapai 4 meter berpeluang terjadi di laut Maluku bagian Utara, Sedangkan, gelombang mencapai 2,5 meter berpeluang terjadi di laut Banda, perairan Kepulauan Sermata hingga Tanimbar, perairan Kepulauan Kai Aru, Laut Arafuru maupun laut Maluku bagian Selatan.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku