Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Gempa Guncang Ambon, Warga Panik

badge-check


BMKG Perbesar

BMKG

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gempa tektonik mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya, Kamis (3/1), pukul 13.21 WIT.

Diguncang gempa, warga panik berhamburan keluar rumah maupun gedung. Gempa berkekuatan 4.6 magnitudo tidak menimbulkan tsunami.

Gempa terjadi terjadi tepat saat jam kantor. Aparatur Sipil Negara lari berhamburan keluar kantor. Setelah gempa berhenti ASN kembali beraktivitas. Gempa tidak menimbulkan kerusakan maupun korban.

Warga yang berada pusat perbelanjaan dan mal-mal di Kota Ambon panik, berhamburan keluar gedung.

Pantauan Kabar Timur di Pengadilan Negeri Ambon, warga yang sedang menyaksikan persidangan memilih meninggalkan ruang sidang. Kendati demikian, sidang sejumlah perkara tetap berjalan setelah gempa berakhir.

Kepala BMKG Ambon Sunardi, melalui Kepala Seksi Data dan Informasi Andi Azhar Rusdin menyebutkan, gempa bumi terjadi pukul 13:21:21 WIT berkekuatan 4.6 magnitudo.

Adapun episenter gempa terletak pada koordinat 3.68 lintang selatan dan 127.74 bujur timur, tepatnya di laut dengan jarak 47 km Barat Ambon pada kedalaman 10 km.

Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Ambon III MMI. Di daerah tersebut, guncangan gempa dirasakan oleh banyak orang.

Ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal, yang menyebabkan terjadi deformasi batuan sehingga memicu terjadinya gempa bumi.

“Meskipun dangkal dan terjadi di laut, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami,” kata Andi.

Terkait gempa tersebut, Andi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari BPBD. ”Khusus masyarakat di pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu, karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” kata Andi.

Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban,” lanjut Andi. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Korupsi PT Dok Waiame Ambon, Wilis Ayu Lestari dan Rekan Digarap Jaksa

8 Mei 2026 - 06:55 WIT

Trending di Maluku