Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Sepuluh Warga Teor Hilang di Laut

badge-check


ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Lima hari sudah, nasib sepuluh orang warga Teor, Kecamatan Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), belum diketahui. Mereka diduga hilang di laut setelah berangkat menggunakan satu unit longboat menuju Kur, Kota Tual, Selasa, 17 Desember 2018.

Berdasarkan informasi yang diterima Kabar Timur, sepuluh orang warga yang hingga kemarin belum tiba di tempat tujuan, diantaranya: Bahudin Samansaman (36), Larisman Tatroman (16), Brusli Tatroman (15), Muhajir Rumatora (14), Hadi Tatroman (14), Dandi Sirfefah (15), Sukri Rumstora (16), Dandung Rumatora (15), Rusdi Rumstora (16) dan Masarida Tatroman.

Sepuluh orang warga tersebut, diketahui berangkat pukul 08.00 WIT. Selain mereka, sejumlah warga Teor lainnya juga berangkat di hari yang sama. Tapi rombongan yang menumpang longboat berbeda itu telah tiba. Sementara sepuluh orang ini, belum sampai.

Perjalanan dari Teor menuju Kur, biasanya ditempuh selama kurang lebih tiga jam. Tak kunjung tiba, keluarga korban mulai gelisah dan sejak sore pasca diketahui menghilang telah melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengaku, paska diterima informasi hilangnya sepuluh orang warga pada 17 Desember lalu, pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga korban maupun Pemerintah setempat. Namun kata mereka, sepuluh orang itu sudah ditemukan.

“Akibat informasi dari keluarga korban dan pemerintah setempat pada hari Selasa itu bahwa sudah ditemukan, ternyata tidak benar, sehingga menghambat respon time kami,” ungkap Muslimin kepada wartawan, tadi malam.

Dia mengaku, saat ini tim SAR Pos Tual sudah menindak lanjuti kembali terkait informasi awal dari pihak keluarga korban tersebut. “Mereka (keluarga korban) menyampaikan permohonan maaf atas informasinya yang tidak benar, dan kenyataannya korban benar belum ditemukan atau di evakuasi,” jelasnya.

Terkait hilangnya satu unit longboat berpenumpang 10 orang itu, pihaknya telah memapelkan kepada setiap kapal untuk memberikan bantuan SAR, jika menemukan korban hilang tersebut.

“Besok pagi (hari ini), kami dari Basarnas akan menggerakkan KN. Bharata untuk melakukan pencarian. Kami juga sudah koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang ada di Tual,” tandasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku