KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Masih minimnya transportasi laut di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) membuat Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) Maluku angkat suara.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ampera Maluku melakukan demonstrasi di kantor Gubernur Maluku, Jumat (7/12). Ampera mendesak, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perhubungan untuk menyikapi persoalan tersebut.
Menurut Ampera, kurangnya transportasi laut dapat mempengaruhi kelancaran ekonomi di enam kecamatan di Buru Selatan.
Ampera melalui Koordinator Lapangan Chalid Solissa meyampaikan sejumlah tuntutan.
Tuntutan itu, diantaranya: Meminta pihak Syahbandar menegur menegur pengelola kapal Intim Teratai yang hanya beroperasi dari Ambon-Namrole. Dishub Maluku didesak menambah transportasi laut di Bursel. DPRD Maluku diminta mendorong Pemprov menyikapi minimnya armada transportasi laut yang melayari Bursel.



























