KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Husein Seknun, wartawan salah satu media online di Kabupaten Buru Selatan yang dikeroyok sejumlah warga Desa Lena, Kecamatan Waesama, meninggal dunia, Selasa (5/12).
Ia menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 11.00 WIT, setelah dirawat hampir sepekan di RSUD Dr M. Haulussy, Kota Ambon.
“Husein sudah meninggal tadi siang sekitar jam 11.00 WIT,” ungkap Herman Masuku yang juga kerabat dekat Senun kepada wartawan di Namrole, kemarin.
Padahal sambung dia, keluarga besarnya berencana membawa Husein ke Makassar untuk melakukan operasi. “Rencana besok (Rabu) Husein dibawa ke Makassar untuk melakukan operasi mata. Tetapi apa mau dikata Tuhan berkehendak lain,” kata Masuku lirih.
Jenazah korban akan dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Wali, Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan. “Jenazah akan dipulangkan lewat jalur laut dengan menggunakan armada Ferry ASDP dari Ambon menuju Namlea. Setelah itu melalui jalur darat dari Namlea menuju rumahnya di Desa Wali,” tuturnya.
Sejumlah kerabat sore kemarin, telah bertolak ke Namlea, Ibukota Kabupaten Buru untuk menjemput jenazah Husein. Rencananya Husein dimakamkan di Tempat Pemakanan Umum Desa Wali, hari ini.
Teman-teman Husein serta warga desa Wali berkumpul di rumah duka dan mempersiapkan proses pemakaman.



























