Sekilas Info

Air Mata Gubernur di HUT Korpri

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - HUT Korpri ke-47 Tahun 2018 jadi momen terakhir Gubernur Maluku Said Assagaff bersama jajarannya sekaligus perayaan Ulang Tahunnya ke-65. Suasana haru terlihat ketika air mata mantan Sekda Maluku itu menetes saat menyampaikan sambutan di acara yang berlangsung, di peletaran belakang Kantor Gubernur Maluku, Kamis (29/11).

Air mata Assagaf, menetes dihadapan ratusan ASN Lingkup Pemprov Maluku yang hadir, dalam acara itu. Tak ayal, sejumlah ASN ikut larut dan sempat meneteskan air mata, ketika pesan-pesan Assagaf disampaikan dalam sambutan itu.

Dalam sambutannya Assagaf mengakui, Korpri telah banyak memberikan inspirasi dan motivasi bagi dirinya untuk menjadi ASN yang handal dan sejati.

“Dari Korprilah saya bisa menjabat sebagai Sekda, Wagub dan Gubernur saat ini, tapi tentu saja semua diawali dari Staf dan pejabat eselon V di Bappeda ketika itu. Jika kita setia pada hal-hal kecil, yakinlah, Allah SWT akan berikan hal besar bagi kita,”ucap Assagaff diawal sambutannya.

Disaat dirinya meminta Korpri Maluku harus tetap hidup meskipun dirinya bersama Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua tidak lagi memimpin.

“Kini, kami akan segera pergi, tapi semangat Korpri harus tetap hidup, Maret nanti saya dan saudara Wakil Gubernur Maluku, Etty Sahuburua tidak lagi memimpin negeri ini. Mohon keluarga besar Korpri Maluku jangan melupakan kami. Terutama disetiap HUT Korpri saat ini. Lukiskan kami berdua dalam sanubari. Sebagaimana kami telah melukiskan semua Korpri dalam setiap ketulusan tapak-tapak karya kami,”ucapnya diiringi air mata.

Apa saja kinerja yang telah ditorehkannya bersama Wagub, kata Assagaff, tidak terlepas dari peran Korpri di Maluku dalam memberikan dukungan.

“Sejak saya menjadi Sekda sampai hari ini, saya hitung sudah 15 kali rayakan HUT Korpri dan Ulang Tahun saya di tempat ini. Hal-hal yang baik yang sudah kami kerjakan biarlah waktu menjelaskannya. Semua kepercyaan yang diberikan, sudah kami nterjemahkan sebagai amanat. Kami merasa semua telah mendukung bahkan lebih, melaksanakan tekad kami melalui kritik-kritik yang konstruktif.

Disinilah seorang pemimpin harus belajar mengayomi dan meneladani. Jika saya disuruh memilih, saya pasti ingin bersama saudara semua, tetapi waktu jualah yang membatasi kita semua. Seperti kata orang bijak, setiap masa ada pemimpinnya, setiap pemimpin ada masanya,”sambungnya.

Korpri, kata dia, harus tetap menjadi kekuatan pemersatu bangsa dengan mengembangkan prestasi dedikasi dan loyalitas dan tidak tercela dalam menempatkan pelayanan kepada masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan.

“Saya dan Wakil Gubernur menyampaikan terimakasih karena Korpri di Maluku telah ikut mendukung tugas-tugas kami di periode ini. Mari pertahankan dan ikut meningkatkan sebab Maluku telah maju, bukan untuk satu langkah, tapi untuk beberapa langkah kedepan,”pesannya.

Kepada wartawan Gubernur berharap, Korpri bisa lebih produktivitas dan bisa memberikan sesuatu yang terbaik bagi daerah dan bangsa. “Tadi saya berpesan kuasai teknologi. Saat ini teknologi semakin cepat. Jangan sampai aparatur sipil negara tenggelam dari teknologi,”ucapnya kepada wartawan.

Sebagaimana dipesan Presdien Joko Widodo tahun 2019, SDM akan lebih diprioritaskan masyarakat lebih sejahtera, PNS bisa menerima informasi teknologi dengan cepat karena kebutuhan masyarakat sekarang banyak sekali. “Saya minta Aparatur Sipil Negara bekerja keras dan giat membangun daerah dan bangsa ini,”tandasnya.

Sebelumnya, pada Upacara Peringatan HUT Korpri) ke-47 lingkup Pemerintah Maluku yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Presiden Joko Widodo lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan Gubernur, Said Assagaff meminta seluruh jajaran ASN memperkuat diri menjadi agen transformasi penguatan SDM.

“Dalam kaitan ini, saya minta seluruh jajaran ASN segera perkuat diri menjadi agen transformasi penguatan SDM kita. Menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Peran ASN yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa,”pesan Jokowi.

Di tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran memperkuat SDM menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Untuk itu, kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapis pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan.

Presiden mengingatkan, kepada seluruh ASN di semua lapisan pemerintahan dan di semua sektor, untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi atau ego-programnya masing-masing.

“Sekali lagi, semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, saya yakin ASN bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ingatnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi, namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari ASN.

Lanjutnya, pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja.

“Mau tidak mau, ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas. ASN harus selalu open mind, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait,” ingatnya kembali.

Momentum HUT, sebagai ajang refleksi terhadap apa saja yang telah dilakukan, dan apa yang akan dilakukan ke depan. Lebih jauh dikatakan, selama 47 tahun, KORPRI beserta seluruh jajaran ASN telah memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

Korpri, sebut Presiden, telah menjadi salah satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman. Jajaran ASN telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan monitor penting dalam pembangunan nasional. Jajaran ASN juga ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme.

“Atas peran-peran besar tersebut, saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya untuk para ASN, untuk para ASN yang bertugas di daerah terpencil dan di pulau-pulau terluar yang bekerja penuh dedikasi dengan segala keterbatasan yang dihadapi,” ucapnya.

Oleh sebab itu, kata Presiden, pemerintah selalu memberikan prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan ASN melalui peningkatan penghasilan serta dukungan terhadap jaminan kesehatan, perumahan dan pensiun. “Upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan. Dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat, ASN juga harus melakukan penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman,” tandasnya. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga