KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon, mengimbau para nelayan tradisional agar mewaspadai gelombang tinggi laut Maluku bagian Utara pada beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar mengatakan, gelombang tinggi laut Maluku diperkirakan mencapai 2,5 meter berbahaya bagi nelayan yang hendak menangkap ikan dengan armada tradisional.
Karena itu, dia meminta para nelayan tidak memaksakan diri melaut bila hanya dengan mengandalkan armada tradisional.
Menurutnya armada tradisional berupa perahu berlambung besar tidak kuat menahan gempuran ombak setinggi 2,5 meter karena dapat berakibat fatal bagi para nelayan.
“Imbauan ini telah diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, maupun sembilan kabupaten dan dua kota,” kata Ot di Ambon, Minggu (25/11).



























