Sekilas Info

Warga Kudamati Bentrok Lagi

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Untuk kesekian kalinya, sesama warga Kudamati, Kota Ambon terlibat bentrokan. Satu orang luka dan satu rumah warga rusak.

Bentrokan melibatkan warga di lokasi putar Angkot Kudamati dan Lorong PMI. Dua kelompok warga yang hanya bersebelahan gang di jalan dr. Kayadoe, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, kembali terlibat bentrok, Sabtu (24/11) malam. Masing-masing warga kedua kubu bertikai mengklaim diserang duluan oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Penyebab saling serang menggunakan batu dan kayu hingga kini belum diketahui. Kuat dugaan, bentrok terjadi akibat dendam lama yang tak kunjung berakhir. Beruntung, aparat kepolisian dan TNI cepat turun tangan meredam dan membubarkan konsentrasi massa.

Meski tidak ada korban jiwa, namun satu unit rumah warga rusak dan seorang pengacara terluka akibat terkena lemparan batu. Korban luka bersimbah darah adalah Alfred Victor Tutupary (35), warga setempat.

Bibir korban robek dan gigi depannya patah. Sementara rumah warga yang rusak milik keluarga Betty Pelupessy. Pintu depan rumahnya jebol.

“Dari warga tempat putar angkot Kudamati mengatakan kalau mereka dilempar pakai batu berkali kali, yang datang dari arah Lorong PMI. Sebaliknya dari warga Lorong PMI, mengaku jika mereka dilempari batu duluan yang datangnya dari arah lorong tempat putar angkot Kudamati,” ungkap sumber kepada Kabar Timur, Sabtu, pasca kejadian.

Korban terluka diduga terkena serangan batu. Korban kala itu diketahui sedang menyiarkan langsung momen bentrokan menggunakan kamera ponselnya. Insiden itu disiarkan melalui akun pribadinya di media sosial Facebook.

“Ssaat korban sedang live, tiba-tiba dia terkena lemparan batu. Bibirnya robek. Gigi depannya juga patah. Sementara sebuah rumah warga bolong terkena lemparan batu,” katanya.

Perang batu, tambah sumber yang enggan menggunakan identitasnya ini menuturkn bentrokan berlangsung sekira pukul 19.00 WIT.

Saling serang berhenti setelah aparat Polsek Nusaniwe, PRC Sabhara Polres Ambon, dan Satgas Yonif 731 Kabaresi turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Anggota TNI/Polri yang tiba lokasi kejadian, memukul mundur ke dua warga yang bertikai. Konsentrasi massa dari kedua belah pihak dibubarkan dan diimbau kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Siapa biang kerok, penyebab terjadinya konflik warga antara ke dua gang bertetangga dan menjadi langganan bentrok itu belum diketahui. “Setelah datangnya anggota keamanan, situasi Kamtibmas berangsur membaik,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kepala Polsek Nusaniwe IPTU Sally Lewerissa, yang dihubungi Kabar Timur sejak Sabtu dan kemarin, tidak menjawab. Pesan singkat yang dikirim pun tidak dibalas. (CR1)

Penulis:

Baca Juga