KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kompleks belakang Mesjid Asrama PHB, RT 002/Rw 04, Benteng Atas Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe nyaris dilalap jago merah karena hubungan pendek yang diduga berasal dari rumah Keluarga Philipus Lerik. Sumber warga menyatakan, percikan bunga api sempat membuat heboh penghuni kompleks.
Untung saja warga sigap lalu cepat memadamkan sambungan listrik ke rumah keluarga tersebut. Dikonfirmasi, Philipus Lerik berang, tak mau dituding sebagai biang kerok.
“Sudara jangan tuduh sembarangan. Tanya orang-orang di sini itu akibat apa?,” ujar mantan salah satu komandan Satpol PP Pemkot Ambon itu kepada Kabar Timur ditemui, Kamis, kemarin.
Sebelumnya, Kabar Timur mendapatkan SMS “kaleng” dari nomor tak dikenal. Menyebutkan, agar melakukan penelusuran di PLN banyaknya kasus pencurian aliran listrik. Pengirim SMS menyebutkan contoh kasus di rumah Keluarga Lerik nyaris menimbulkan kebakaran. Akibat adanya cantolan aliran listrik pada kabel induk dari rumah yang bersangkutan menuju rumah tetangganya Ny Ita Lawalatta.
“Bung coba telusuri itu di rumah keluarga ibu Ita Lawalatta. Penyebabnya antua. Diduga cantol aliran listrik dari rumah tetangga sebelah. Antua kepala bidang di Disdukcapil Pemkot Ambon,” bunyi SMS tersebut.



























