KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sebanyak 28 dari 2.065 peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang lolos tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
PLT Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Donny Saimima menyebutkan, hanya 28 peserta tes SKD yang lolos dari kuota formasi untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku sebanyak 302 orang.
Ratusan formasi itu masing-masing terdiri dari tiga untuk lulusan dengan predikat cumlaude dan penyandang disabilitas serta 296 formasi umum.
Menurutnya, sebenarnya 2.241 pelamar yang lolos seleksi adminitrasi, tetapi saat pelaksanaan tes SKD ternyata 176 tidak hadir. “28 pelamar yang lolos SKD itu harus mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan pada 23 Nopember 2018,” ujarnya.
Donny menjelaskan, tes hari pertama pada 5 November 2018 yang dibagi atas lima sesi ternyata hanya 8 dari 866 pelamar yang lolos.
Hari kedua, (6/11) hanya 7 dari 783 peserta yang lolos dan hari ketiga(7/11) hanya 13 dari 416 peserta yang lolos. “Saya tidak bisa menjamin bahwa 28 peserta itu semua bisa lolos tes SKB pada 23 November 2018,” kata Saimima.
Gubernur Maluku, Said Assagaff kaget peserta lolos tes SKD CPNS ternyata tidak memenuhi kuota yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). “Saya kaget dan prihatin karena yang lolos tes SKD hanya 28 peserta,” katanya.



























