Sekilas Info

Basarnas Ternate Kirim Tim ke Palu

Istimewa

KABARTIMURNEWS.COM,TERNATE- Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) mengirim tenaga Rescue dalam memperkuat tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu guna menjalankan misi kemanusiaan gempa Palu dan Donggala.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, M Arafah dalam siaran pers yang diterima, Minggu, mengatakan, tim yang telah dipersiapkan tidak hanya tenaga Rescuer, namun armada KN SAR 237 Pandudewanata beserta 11 orang ABK dan peralatan ekstrikasi pendukung operasi SAR juga akan dikerahkan untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, guncangan gempa 7,4 SR di ikuti dengan gelombang tsunami yang terjadi di Kota Palu pada Jumat (28/9) lalu terus menimbulkan jatuhnya ratusan korban jiwa pada bencana ini, Hingga saat ini petugas terus berupaya melakukan evakuasi terhadap para korban yang terus bertambah.

Menurut dia, pergerakan personelnya menuju Palu sedang dalam koordinasi dan menunggu instruksi dari Pimpinan Basarnas Pusat.

Terkait hal ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate M Arafah berharap dengan segala upaya kemampuan yang dikerahkan, dapat turut mendukung dan membantu proses evakuasi para korban di Kota Palu dan Donggala secara maksimal.

"Harapan kita semua, tentunya dapat membantu secara maksimal korban-korban yang masih terjebak di bangunan-bangunan yang runtuh, membantu proses evakuasi korban, memperkuat jajaran Basarnas Palu sebagai bentuk soliditas tanpa batas," ujarnya.

Arafah menyatakan, pada dasarnya, tim rescue Ternate telah terlatih dan siap dikerahkan setiap saat, kendati demikian tetap menunggu instruksi pimpinan dan siap bergerak menuju Palu.

Untuk saat ini team Basarnas yang telah berada di Palu untuk membantu proses evakuasi korban di Palu adalah team dari Basarnas Pusat dalam hal ini team Basarnas Spesial Group (BSG), Basarnas Makassar, Basarnas Kendari, Basarnas Gorontalo dan Basarnas Banjarmasin yang dilengkapi dengan armada dan peralatan evakuasi.

Sementara itu, sejumlah elemen mahasiswa maupun organisasi masyarakat sejak Sabtu (29/9) melakukan pengumpulan dana dan pakaian bekas bagi warga Ternate untuk dikirimkan ke warga Palu dan Donggala yang menjadi korban gempa dan tsunami. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga