Sekilas Info

Jamaah Haji Kloter 10 Tiba di Ambon

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Sebanyak 1.069 Jamaah Haji Maluku yang terbagi dalam tiga kloter yakni kloter 10-11 dan 12 mulai dipulangkan secara bertahap ke Maluku melalui debarkasi Makassar sejak Rabu kemarin.

Totalnya, 1.071 Jamaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci untuk tunaikan ibadah haji pada musim haji 1439 Hijriah Tahun 2018, akan tetapi dua diantaranya yakni satu jamaah asal Maluku Tenggara dan satu dari SBT meninggal dunia di Arab Saudi.

Kepulangan JH Maluku kemarin diawali dengan kedatangan 132 JH dari Kloter 10 yang merupakan JH asal Kota Ambon,  Rabu, dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda diikuti kedatangan JH Kloter 10 lainnya pada pukul 13,00 wit dan sore hari. Totalnya, kemarin sebanyak 455 JH Maluku yang telah tiba.

Kepulangan JH Maluku sendiri kemarin ditandai dengan acara penerimaan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Maluku melalui Sekretaris Daerah Maluku, Hamim bin Thahir dari Ketua Kloter yang dilangsungkan di pelataran Masjid Raya Al-Fatah, Ambon dengan dihadiri langsung oleh 132 JH Maluku asal Kota Ambon yang telah tiba.

Jamaludin Bugis mengatakan, JH Maluku akan dipulangkan ke daerah asal di Maluku secara bertahap terhitung sejak kemarin hingga tiga hari kedepan melalui Makassar. “Selama tiga hari ini, Insya Allah seluruh Jamaah Haji dari Kabupaten/Kota di Maluku bisa dipulangkan ke daerah masing-masing. Kalau dalam upacara penerimaan ini hanya 132 jamaah asal Kota Ambon yang telah tiba karena sesuai kemampuan sheet pesawat Garuda pagi tadi (kemarin) “ungkap Bugis kepada wartawan.

Diakuinya JH Maluku yang telah tiba di Kota Ambon ini semuanya dalam keadaan sehat walafiat. “Untuk barang bawaan akan dipercepat agar bisa di ambil,”sambungnya.

Sementara untuk JH Maluku asal Kota Tual, MalukuTenggara, Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing tanpa harus menunggu lagi di Kota Ambon. “Jadi mereka hanya transit saja di Bandara Pattimura dan langsung berganti pesawat untuk menuju daerah masing-masing,”tuturnya.

Menyinggung embarkasi di Maluku, diakuinya masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan akhir tahun ini selesai. “Kakanwil berjuang agar musim haji 2019 kita sudah bisa menggunakan embarkasi antara Provinsi Maluku,”jelasnya.

Untuk kuota haji, kata Bugis, Kanwil Kemenag Maluku selaku penyelenggara haji dan Pemda Maluku terus memperjuangkan penambahan kuota mengingat daftar antrian yang terbilang banyak.

Sebelumnya, dalam sambutan tertulis Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku yang dibacakan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis menyampaikan beberapa point penting bagi JH Maluku.

Diantaranya aspek kepribadian yaitu tetap melestarikan amalan sebagaimana yang dilaksanakan selama ibadah haji di tanah suci Makkah, aspek aubudiah yakni meningkatkan kualitas ibadah dan aspek sosial yakni membiasakan diri untuk selalu shalat berjamaah, bersilaturahim, tolong menolong dan membawa misi kedamaian, kebenaran, keadilan dan kebaikan.

“Anda adalah syuhada wa alannas, saksi saksi kebenaran, pelopor kedamaian manusia di Provinsi Maluku. Intinya adalah tanda-tanda mabrur seseorang ialah mampu membentuk kepribadian usai melaksanakan ibadah haji menjadi lebih baik dari sebelumnya dan tidak mengulangi perbuatan yang tercela. Semoga bapak ibu saudara sekalian dapat mendapat predikat haji mabrur dan dapat menerapkan nilai-nilai haji itu dalam kehidupan sehari-hari,”pesannya.

Sementara Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Hamim bin Thahir berharap sekembalinya para JH Maluku ke daerah asal masing-masing, para jamaah haji dapat menunjukkan sikap, tingkah laku serta pribadi yang berbeda dari sebelumnya dengan selalu memperlihatkan kehidupan yang islami, meningkatkan iman dan taqwa serta memperbesar amal saleh kepada sesama hamba Allah.

“Kepada dua orang jamaah haji Maluku asal Kabupaten Maluku Tenggara dan Seram Bagian Timur yang meninggal dunia dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga Allah SWT menerima amal kebaikan dan mengampuni dosa-dosa mereka. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, diberikan keikhlasan dan kekuatan lahir bathin dalam menerima ujian ini,”pungkasnya.

(RUZ)

Penulis:

Baca Juga