Sekilas Info

Kecelakaan Renggut Dua Nyawa

Ist/KABARTIMURNEWS

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di dua lokasi berbeda di Pulau Ambon merenggut dua nyawa warga, pada 25 dan 26 Agustus 2018. Adalah Nurafni Laitupa, warga Negeri Ureng Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, dan Regen Pattiruhu, warga Benteng Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.

Nurafni tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (25/8). Wanita 35 tahun ini tertindis angkot yang terbalik di Dusun Batu Lubang, Negeri Asilulu, pukul 16.00 WIT. Sementra Regen yang identitasnya baru diketahui, sore, kemarin ini di tabrak motor di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sirimau, Minggu (26/8), pukul 03.30 WIT.

Sumber Kabar Timur mengungkapkan, peristiwa naas yang terjadi di Batu Lubang, Asilulu, berawal ketika korban tumpangi angkot DE 1603 LU yang dikemudikan Awang Heluth (31), warga Ureng. Angkot berwarna biru ini bergerak dari Kota Ambon hendak menuju Ureng dengan mengangkut 12 orang dan sejumlah barang bawaan penumpang.

Ditengah perjalanan, angkot naas itu tak mampu menanjak jalan tanjakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tak mampu menanjak, angkot tersebut terperosot mundur hingga terbalik menyamping ke kiri (Dilihat dari Desa Alang). “Angkot naik tanjakan menggunakan porsnelen 1. Ditengah tanjakan, angkot tidak mampu naik dan tiba-tiba mundur hingga terbalik,” kata Sumber kepada Kabar Timur, kemarin.

Posisi korban tewas kala itu duduk dibagian pintu belakang angkot. “Korban duduk di pintu belakang sebelah kiri. Saat mobil terbalik, korban terjatuh keluar dan tertindis mobil,” katanya.

Saat terbalik, 11 penumpang lainnya yang selamat keluar melalui jendela pintu bagian sopir. Oleh warga sekitar kemudian berusaha mengangkat angkot untuk mengeluarkan korban yang terjebak dibawa mobil naas tersebut. “Saat korban berhasil dikeluarkan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Satuan Lalu Lintas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Terpisah, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, berawal ketika sepeda motor Yamaha R15, yang ditunggangi Aditya Umamit (17), bergerak menuruni jalan dengan kecepatan tinggi.

Warga Desa Batu Merah, RT 002 RW 004, Kecamatan Sirimau itu diketahui telah dipengaruhi minuman keras, hingga diduga tak memperhatikan korban yang sedang menyeberang jalan dari kiri ke kanan (dilihat dari arah Jalan Rijali).

Kuatnya tabrakan, menyebabkan korban dan pengendara motor yang merupakan mahasiswa Fisip Unpati Ambon itu terhempas dari atas tunggangannya. “Untuk identitas pejalan kaki masih dalam lidik, sampai saat ini belum ada keluarga yang datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon. Kami sudah memeriksa tubuh korban, tidak ditemukan identitas dan tanda khusus,” kata Kasat Lantas Polres Ambon, AKP. M. Bambang Surya Wiharga kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP. Sedangkan pengendara motor naas itu, sudah diamankan bersama kendaraannya. “Motor pelaku sudah diamankan di pos Karpan. Sementara identitas korban baru diketahui bernama Regen Pattiruhu, warga Benteng,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga