Sekilas Info

Dua Ruko Terbakar

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Kebakaran kembali terjadi di Kota Ambon, Sabtu (4/8) siang. Dua unit Rumah Toko (Ruko) di kawasan berbeda, terbakar. Ruko Mega Mas milik Ko Bun di RT 35 RW 07 Negeri Passo Kecamatan Baguala, terbakar pukul 13.00 WIT. Selang 15 menit, ruko milik Ko Richard di Jalan Rijali Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau, juga terbakar.

Terbakarnya dua unit ruko tersebut, maka dalam sepekan, telah terjadi 6 peristiwa kebakaran di kawasan berbeda di Kota Ambon. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran beruntun yang terjadi hari Rabu, Jumat dan Sabtu, pekan kemarin belum di ketahui.

Terakhir, kebakaran yang melanda ruko Mega Mas menyebabkan kerugian dialami dua orang pengusaha. Diantaranya pemilik Ruko dan Nur Alam (42), warga Desa Nania Kecamatan Baguala yang mengontrak satu bilik di dalam ruko tersebut.

Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa naas itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sebanyak 4 unit armada pemadam kebakaran milik pemerintah Kota Ambon dikerahkan. Api dengan cepat diatasi sehingga tidak merembet membakar sejumlah bilik yang berada di dalam ruko tersebut. Api mamu dijinakan pukul 13.30 WIT.

Menurut Benja Paliama (62), penjaga ruko itu menyebutkan, kebakaran berawal ketika dirinya berdiri sejauh kurang lebih 30 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiba-tiba melintas 3 orang pelajar yang diduga merupakan siswa sekolah Berdika Putra Nusantara Maluku Flight. Sekolah ini berada di dalam Ruko Mega Mas.

“Saat itu saksi menanyakan kepada tiga orang siswa itu. Kata ke tiga siswa itu mereka sedang mencari tempat berteduh. Lalu mereka berjalan menuju TKP,” kata Paliama.

Mendapat jawaban ke tiga siswa tersebut, Paliama kemudian berjalan menuju depan Ruko. Selang 3 menit berlalu, saksi mendengar teriakan adanya kebakaran. “Saat saya berjalan depan Ruko Mega Mas, saya lalu mendengar orang berteriak kebakaran,” ujarnya.

Senada, Bace Suma (45), pekerja rumah tangga di Ruko tersebut mengaku kala itu dirinya sedang menjemur spanduk. Tak lama kemudian mendengar teriakan adanya kebakaran. “Saat dengar orang teriak kebakaran saya lari ke lantai dua ruko,” ujarnya.

RUANG TERBAKAR

Selang 15 menit dihari yang sama paska kebakaran di Passo, ruang service komputer milik Ko Richard di Jalan Rijali Desa Batu Merah juga terbakar. Sejumlah peralatan komputer ludes dilahap “si jago merah”.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.15 WIT. Saat kebakaran, tidak ada orang dalam ruangan. Saat itu komputer atau TV dalam keadaan On atau Off saya juga tidak bisa pastikan. Makanya saya belum tahu pasti penyebabnya (kebakaran),” kata Ko Richard kepada Kabar Timur.

Kebakaran yang melanda ruko milik Ko Richard itu juga tidak diketahui warga. Setelah 4 unit armada kebakaran di kerahkan, baru warga sekitar mengetahui jika sedang terjadi kebakaran.

“Seng tau lai. Saya juga tau saat pemadam tiba. Tapi kayaknya kebakaran tidak terlalu besar kapa,” ungkap Agus kepada Kabar Timur. (CR1/RUZ)

Penulis:

Baca Juga