KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– Warga Langgur dan sekitarnya, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara tidak panik terjadinya gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) yang menguncang wilayah Selatan Maluku pada Jumat, sekitar pukul 14.42 WIT.
“Kan guncangannya hanya sebentar dan hampir tidak terasa, apalagi bila masyarakat sedang beraktivitas,” kata salah seorang warga Langgur Nur Tokloy, dihubungi dari Ambon, Jumat.
Mantan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD kabupaten Maluku Tenggara itu menyatakan, lokasi gempa di laut dan jauh dari wilayah ini sehingga guncangannya kurang terasa sehingga tidak membuat panik masyarakat.
“Saya berpengalaman dengan gempa bumi berskala diatas 5 SR itu biasanya dari Badan Nasional Penanggulagan Bencana (BNPB) sudah panik, tetapi setelah dicek lokasinya dan guncangannya tidak terasa di Langgur, barulah lega karena memang khawatir dengan dampaknya,” ujar Nur.
Karena itu, dia mengusulkan BNPB seharusnya memprogramkan penempatan serine peringatan dini guncangan gempa di wilayah Selatan Maluku karena intensitasnya relatif tinggi.
Wilayah Selatan Maluku ini karakteristik wilayahnya berupa kepulauan dengan laut mengililingi sehingga dikhawatirkan terjadi gelombang pasang (tsunami) saat guncangan gempa yang syukurlah selama ini belum pernah terjadi di daerah ini.



























