Sekilas Info

Pemuda Muhamadiyah Sesalkan Eddy Sambuaga “Nyaleg” DPD RI

IST

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Pilihan beresiko patut ditelusuri punya indikasi tendensius yaitu ekonomi dengan maksud pengamanan aset, investasi Eddy Sambuaga di Maluku. Kalau indikasinya seperti itu, maka jalur DPD RI tidak tepat.

Ketua Pemuda  Muhama-diyah Maluku, Reza  Bah-weres menye-sal---kan keikutsertaan Ed-dy Sam-buaga se-ba---gai salah Bakal Ca-lon Anggota DPD RI, da-ri Dapil Maluku, pa-da Pimilihan Legis-latif (Pileg), 2019, men-datang. Penyesalan ter-sebut disampaikan Re-za Bahweres, kepada Kabar Timur, Minggu, so-re, kemarin.

Menurut Reza, se-ba-gai anak Maluku lang--kah politik Eddy Sam---buaga mengambil ja-lur politik untuk merebut satu kursi sebagai Anggota DPD RI, sangat tidak elegan dan tidak menghormati hak-hak politik anak daerah.

“Jika pilihan Edy Sambuaga melalui partai politik ya lain soal. Saya kira DPD RI adalah harkat dan martabat orang Maluku. Meski kewenangan DPD RI masih terbatas, tetapi ruh jalur DPD RI sebetulnya dalam semangat otonomi,” tegas Reza.

Itu artinya, tambah politisi muda ini, para utusan asal Maluku sepantasnya ada di pundak perjuangan anak-anak Maluku.

“Dalam semangat otonomi itulah putra-putri Maluku harus diberikan ruang yang terbuka. Dalam konteks ini Edy Sambuaga harus melihat dengan mata hati. Jangan ‘caplok’ kesempatan anak daerah,” sesalnya.

Masih menurut Reza, langkah putra Theo Sambuaga Menteri Negara Perumahan dan Pemukiman dan Menteri Tenaga Kerja era Soeharto ini masih bisa dimaklumi jika melalui jalur partai politik. Apalagi, selama ini, bukan rahasia keterlibatannya di Partai Golkar sudah cukup lama.

“Irisan yang bersangkutan di jalur partai politik. Dan dia identik dengan Partai Golkar. Karena itu, patut dipertanyakan motivasi Edy Sambuaga masuk melalui jalur DPD RI. Pilihan beresiko patut ditelusuri punya indikasi tendensius yaitu ekonomi dengan maksud pengamanan aset, investasi Edy Sambuaga di Maluku. Kalau indikasinya seperti itu, maka jalur DPD RI tidak tepat,” terangnya.

DPD RI, harus diberikan kepada anak-anak Maluku, putra putri Maluku karena lebih memahami dan mengetahui isi perut Maluku. “Tidak bisa dengan momentum pesta demokrasi lima tahunan kemudian dengan segala cara, lalu berdesakan menghimpit peluang anak-anak Maluku ke Senayan,” kata Reza.

Dia mengingatkan, satu tahun ke depan, masih cukup waktu bagi Edy Sambuaga untuk berpikir mundur, mengurungkan niat maju sebagai senator Maluku. “Sekali lagi, jangan ‘caplok’ kesempatan anak daerah,” pungkas Reza. (CR5)

Penulis:

Baca Juga