Sekilas Info

Hari ini Gubernur Maluku Dipilih

KABARTIMURNEWS.COM

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Pencoblosan pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018 digelar hari ini.

Sebanyak 1.149.990 pemilih akan mencoblos di 3.358 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku. Jumlah pemilih pria sebanyak 556.266 orang, sedangkan perempuan 583.724 orang.

Ribuan TPS tersebar di 118 kecamatan, 1.231 desa di seluruh Maluku. Berikut rincian jumlah DPT dan TPS di masing-masing kabupaten/kota di Maluku sesuai data KPU Provinsi Maluku.

Kota Ambon 5 kecamatan, 50 desa, sebanyak 680 TPS. Jumlah DPT 207.053, terdiri dari pria 99.439 dan perempuan 107.614 pemilih. Kabupaten Maluku Tengah 18 kecamatan, 191 desa, 632 TPS.

Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 288.557, pria 141.882 dan wanita 146.675 pemilih. Kabupaten Seram Bagian Barat 11 kecamatan, 92 desa, 398 TPS. Jumlah DPT 143.229 (pria 71.553 dan wanita 71.676 pemilih).

Kabupaten Seram Bagian Timur 15 kecamatan, 198 desa, 269 TPS. Jumlah DPT 91,963 (pria 45.994 dan wanita 45.969 pemilih).

Kabupaten Buru 10 kecamatan, 82 desa, 261 TPS. Jumlah DPT 88.950 (pria 44.460 dan wanita 44.490 pemilih). Kabupaten Buru Selatan 6 kecamatan, 79 desa, 155 TPS. Jumlah DPT 51.710 (pria 25.878 dan wanita 25.832 pemilih).

Kabupaten Maluku Tenggara 11 kecamatan, 191 desa, 243 TPS. Jumlah DPT 73.017 (pria 34.919 dan wanita 38.098 pemilih). Kota Tual 5 kecamatan, 30 desa, 130 TPS. Jumlah DPT 40.058 (pria 19.454 dan wanita 20.604 pemilih).

Kabupaten Maluku Tenggara Barat 10 kecamatan, 81 desa, 186 TPS. Jumlah DPT 63.087 (pria 30.791 dan wanita 32.296 pemilih). Kabupaten kepulauan Aru 10 kecamatan, 119 desa, 233 TPS.

Jumlah DPT 54.645 (pria 27.822 dan wanita 26.823 pemilih). Kabupaten Maluku Barat Daya 17 kecamatan, 118 desa, 171 TPS. Jumlah DPT 47.721 (pria 24.074 dan wanita 23.647 pemilih).

Sementara tiga pasangan calon (Paslon) bertarung yakni: Said Assagaf-Andre Rentanubun “SANTUN,” Murad Ismail-Barnabas Orno “BAILEO” dan Herman-Abdullah “HEBAT.” Dua dari Paslon diusung Parpol dan satu Paslon non Parpol atau jalur independen ini akan bertarung merebut kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Data survei LSI yang dikumpulkan menggunakan metode multistage random sampling yang dilakukan Juni 2018, dengan 600 responden, lewat wawancara dan kuesioner dengan margin of error kurang lebih 4,1 persen, yang dilakukan di 11 Kabupaten/Kota di Maluku.

Jumlah Kabupaten/Kota di Maluku 11, Kecamatan: 118, Desa/Kelurahan: 1231, Jumlah Pemilih : 1.490.990 pemilih.

Jumlah Pemilih Kabupaten Buru 88.950, persentase 7,7 persen, Buru Selatan 51.710, persentase 4,5 persen, Kota Ambon 207.053, persentase 18,0 persen, Kota Tual 40.058, persentase 3,5 persen, Maluku Tengah jumlah pemilih 288.557, persentase 25,1 persen.

Kepulauan Aru 54.645, persentase 4,8 persen,Maluku Barat Daya 47.721, persentase 4,1 persen, Maluku Tenggara 73.017, persentase 6,3 persen. Maluku Tenggara Barat jumlah pemilih 63.087, persentase 5,5 persen.

Sementara, Seram Bagian Barat 143.229, persentase 12,5 persen. Seram Bagian Timur jumlah pemilih 91.963, persentase 8,0 persen. Total jumlah pemilih di 11 Kabupaten/Kota 1149990, persentase 100,0 persen.

Berdasarkan data ini, peta dukungan berdasarkan segmen pemilih. Ini kekuatan diantara tiga Paslon pada setiap Kabupaten/Kota. Untuk Kota Ambon, “SANTUN” 29,00 persen, “BAILEO” 38,00 persen, “HEBAT” 15,00 persen, Rahasia 16,00 persen.

Maluku Tengah “SANTUN” 26,50 persen, “BAILEO” 33,50 persen, “HEBAT” 17,00 persen, Rahasia 23,00 persen.

Kabupaten Buru “SANTUN” 23,00 persen, “BAILEO” 28,00 persen, “HEBAT” 3,00 persen, Rahasia 46,00 persen. Buru Selatan “SANTUN” 35,00 persen, “BAILEO” 28,00 persen, “HEBAT” 23,00 persen dan Rahasia 12,00 persen.

Kepulauan Aru “SANTUN” 10,00 persen, “BAIELO” 58,00 persen, “HEBAT” 28,00 persen, Rahasia 2,00 persen. Maluku Barat Daya (MBD), “SANTUN” 11,00 persen, “BAILEO” 63,00 persen, “HEBAT” 3,00 persen, Rahasia 21,00 persen.

Maluku Tenggara, “SANTUN” 11,00 persen, “BAILEO” 3,00 persen, “HEBAT” 67,00 persen, Rahasia 19,00 persen. Maluku Tenggara Barat “SANTUN” 74,20 persen, “BAILEO” 18,30 persen, “HEBAT” 7,50 persen, Rahasia 0,00 persen.

Seram Bagian Barat, “SANTUN” 7,10 persen, “BAILEO” 30,70 persen, “HEBAT” 40,80 persen, Rahasia 21,40 persen. Seram Bagian Timur, “SANTUN” 37,70 persen, “BAILEO” 2,00 persen, “HEBAT” 52,70 persen, Rahasia 7,60 persen dan, Kota Tual, “SANTUN” 21,00 persen, “BAILEO” 8,00 persen, “HEBAT” 63,00 persen, Rahasia 6,00 persen.

Sedangkan distribusi pemilih untuk kandidat terkuat berdasarkan kedekatan geografis dan jumlah penduduk dengan kategori: DAPIL I, Kota Ambon: “SANTUN” 29,00 persen, “BAILEO” 38,00 persen, “HEBAT” 17,00, Rahasia 16,00 persen.

DAPIL 2 Buru-Bursel, “SANTUN” 28,00 persen, “BAILEO” 28,00, “HEBAT” 10,00 persen, Rahasia 34,00 persen. Sedangkan DAPIL 3 Maluku Tengah, “SANTUN” 25,50 persen, “BAILEO” 33,50 persen, “HEBAT” 19,10 persen, Rahasia 23,90 persen.

DAPIL 4 Seram Bagian Timur : “SANTUN” 37,70 persen, “BAILEO” 2,00 persen, “HEBAT” 52,70 persen, Rahasia 7,60 persen. DAPIL 5 Seram Bagian Barat: “SANTUN” 7,10 persen, “BAILEO” 30,70 persen, “HEBAT” 40,80, Rahasia 21,40 persen.

DAPIL 6 Kepulauan Aru, Kota Tual, Maluku Tenggara, “SANTUN” 14,00 persen, “BAILEO” 23,00 persen, “HEBAT” 52,60 persen, rahasia 10,40 persen. DAPIL 7 Maluku Barat Daya-Maluku Tenggara Barat : “SANTUN” 42,60 persen, “BAILEO” 40,60 persen, “HEBAT” 9,80 persen, Rahasia 7,00 persen.

Sedangkan kekuatan ketiga Paslon pada segmen suku dan etnis. Kategori Suku Seram: “SANTUN” 20,60 persen, “BAILEO” 25,50 persen, “HEBAT” 43,10 persen, Rahasia 10,80 persen. Sementara Kategori Suku Ambon, “SANTUN” 25,10 persen, “BAILEO” 41,40 persen, “HEBAT” 11,30 persen, Rahasia 22,20 persen.

Untuk kategori Suku Kei, “SANTUN” 10,50 persen, “BAILEO” 7,50 persen, “HEBAT” 64,70 persen, Rahasia 17,30 persen. Kategori Suku Buton (Base 8,20 persen): “SANTUN” 26,00 persen, “BAILEO” 36,90 persen, “HEBAT” 3,60 persen, Rahasia 33,50 persen.

Kategori Suku Buru, “SANTUN” 31,30 persen, “BAILEO” 23,20 persen, “HEBAT” 10,10 persen, Rahasia 35,40 persen. Kategori Jawa, “SANTUN” 17,70 persen, “BAILEO” 31,30 persen, “HEBAT” 20,20 persen, Rahasia 30,80 persen.

Kategori Suku Saparua, “SANTUN” 34,30 persen, “BAILEO” 24,70 persen, “HEBAT” 4,70 persen, Rahasia 3,00 persen. Kategori Suku Aru, “SANTUN” 1,00 persen, “BAILEO” 78,00 persen, “HEBAT” 17,00 persen, Rahasia 4,00 persen.

Kategori Suku Yamdena, “SANTUN” 81,00 persen, “BAILEO” 11,30 persen, “HEBAT” 4,70 persen, Rahasia 3,00 persen. Kategori Suku Kisar, “SANTUN” 19,20 persen, “BAILEO” 52,50 persen, “HEBAT” 16,20 persen, Rahasia 12,10 persen.

Kategori Suku Tepa, “SANTUN” 1,00 persen, “BAILEO” 48,00 persen, “HEBAT” 27,00 persen, Rahasia 24,00 persen. Kategori Suku Alifuru, “SANTUN” 34,30 persen, “BAILEO” 31,30 persen, “HEBAT” 31,40 persen, Rahasia 3,00 persen.

Kategori Suku Bugis, “SANTUN” 41,00 persen, “BAILEO” 18,00 persen, “HEBAT” 18,00 persen, Rahasia 23,00 persen, Kategori Suku Tanimbar, “SANTUN” 75,00 persen, “BAILEO” 23,00 persen, “HEBAT” 0,00 persen, Rahasia 2,00 persen.

Untuk kekuatan pada segmen pekerjaan ketegori petani lahan: “SANTUN” 24,60 persen, “BAILEO” 26,20 persen, “HEBAT” 24,40 persen, Rahasia 24,80 persen.

Kategori ibu rumah tangga, “SANTUN” 22,00 persen, “BAILEO” 32,00 persen, “HEBAT” 26,00 persen, rahasia 20,00 persen. Kategori PNS, “SANTUN” 24,50 persen, “BAILEO” 33,30 persen, “HEBAT” 9,80 persen, Rahasia 32,40 persen.

Kategori Buruh, “SANTUN” 21,70 persen, “BAILEO” 35, 90 persen, HEBAT 35,90 persen, Rahasia 6,50 persen. Kategori Pegawai Swasta, SANTUN 22,40 persen, BAILEO 30,10 persen, HEBAT 33,70 persen, Rahasia 13,80 persen.

Kategori Pedagang : SANTUN 22,70 persen, BAILEO 37,10 persen, HEBAT 15,40 persen, Rahasia 24,80 persen. Kategori pelajar/mahasiswa, SANTUN 41,00 persen, BAILEO 18,00 persen, HEBAT 26,00 persen, Rahasia 15,00 persen.

Kategori nelayan, SANTUN 23,70 persen, BAILEO 34,40 persen, HEBAT 20,70 persen, Rahasia 21,20 persen. Kategori supir, SANTUN 21,00 persen, BAILEO 38,00 persen, HEBAT 39,00 persen, Rahasia 2,00 persen.

Kategori pengusaha, SANTUN 44,40 persen, BAILEO 42,40 persen, HEBAT 11,20 persen, Rahasia 2,00 persen, dan kategori lainnya SANTUN 34,30 persen, BAILEO 20,20 persen, HEBAT 31,30 persen, Rahasia 14,20 persen.

Sementara kekuatan kandidat pada segmen gender, agama dan usia untuk ketegori laki-laki: “SANTUN” 25,50 persen, “BAILEO” 27,10 persen, “HEBAT” 25,30 persen, Rahasia 22,10 persen. Kategori Perempuan “SANTUN” 25,10 persen, “BAILEO” 33,00 persen, “HEBAT” 23,90 persen, Rahasia 18,00 persen.

Segmen Agama Kategori Islam, SANTUN 27,40 persen, BAILEO 30,00 persen, HEBAT 19,90 persen, Rahasia 22,70 persen. Kategori Protestan, SANTUN 18,60 persen, BAILEO 32,40 persen, HEBAT 28,80 persen, rahasia 20,20 persen.

Kategori Katholik, SANTUN 69,00 persen, BAILEO 6,00 persen, HEBAT 22,00 persen, Rahasia 3,00 persen. Kategori Lainnya SANTUN 1,00persen, BAILEO 95,00 persen, HEBAT 0,00 persen, Rahasia 4,00 persen.

Segmen Kelompok Umur: Kategori Dibawah 19 Tahun SANTUN 34,30 persen, BAILEO 21,0 persen, HEBAT 26,60 persen, Rahasia 17,30 persen. Kategori 20-29 tahun SANTUN 25,20 persen, BAILEO 33, 40 persen, HEBAT 29,30 persen, Rahasia 12,10 persen.

Kategori 30-39 tahun, SANTUN 25,60 persen, BAILEO 31,90 persen, HEBAT 25,10 persen, Rahasia 17,40 persen. Kategori 40-49 tahun, SANTUN 23,30 persen, BAILEO 38,40 persen, HEBAT 18,20 persen, rahasia 20,10 persen. Kategori 50 tahun keatas, SANTUN 25,50 persen, BAILEO 19,70 persen, HEBAT 23,50 persen, Rahasia 31,30 persen.

Sementara di Kota Tual dan Maluku Tenggara, warga disana memilih calon Walikota dan Wakil Walikota serta calon Bupati dan Wakil Bupati.

‘’Besok (hari ini) merupakan hari yang dinantikan masyarakat Maluku, Malra dan Kota Tual, untuk menentukan pilihan mereka,’’kata Ketua Komisi A DPRD Maluku, Melkias Frans ketika dihubungi Kabar Timur, kemarin

Politisi Demokrat asal daerah pemilihan MTB-MBD ini berharap, masyarakat secara teratur ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak politiknya. ‘’Jangan lupa bawa surat undangan. Kalau tidak ada nama di DPT bawa E-KTP surat keterangan. Jaga keamanan di lingkungan masing-masing. Salurkan pilihan secara baik,’’harapnya.

Dia mengaku, siapa calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terpilih merupakan kehendak Tuhan. Karenanya, proses politik lima tahunan itu tidak dicederai.‘’Semua kehendak Tuhan.

Jangan mencederi Pilgub. Aparat keamanan jaga sesuai Tupoksi. Jangan terlibat atau ikut pengaruhi masyrakat yang ke TPS menentukan pilihan. Mari kita sukseskan pilgub, Pilwakot Tual, dan Pilkada Malra,’’imbuh dia.

Tak hanya itu, dia berpesan kepada Bawaslu dan KPU bersama jajarannya, agar mengawasi dan menjalankan proses pemilihan dengan baik. ‘’Kepada jajaran KPU, laksanakan tugas dengan baik dengan menjalankan proses pemilihan secara baik. Jangan terpengaruh dengan siapapun untuk melakukan kecurangan. Ini menodai diri dan lembaga serta mencederai hak demokrai masyarakat,’’tegasnya.

Untuk calon Walikota dan wakil walikota Tual, yakni Adam Rahayaan-Usman Tamge, Yunus Serang-Eva Fransina Balubun, dan Basri Adli Bandjar-Fadillah Rahawarin. Sementara calon bupati dan wakil bupati Malra, yakni Taher Hanubun-Petrus Beruatwarin, Angki Renyaan-Hamzah Rahayaan, dan Utha Savsavubun-Abdurahman Matdoan. (KTM)

Penulis:

Baca Juga