KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Masuknya mantan Direktur Bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Mabes Polri ke Polda Maluku dinilai bakal memperkuat korps baju cokelat membongkar banyak kasus korupsi di daerah ini. Brigjen (Pol) Akhmad Wiyagus resmi menjabat Wakapolda Maluku, kehadiran mantan Direktur Pengaduan Masyarakat Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) itu diharapkan mampu menurunkan urutan Maluku provinsi terkorup nomor empat se-Indonesia.
Koordinator LSM “Paparissa Maluku” Adhy Fadly mengatakan, kemampuan Wiyagus membongkar kasus korupsi tak bisa disangkal. Banyak kasus dugaan korupsi dan jadi isu nasional diungkap.
“Akhmad Wiyagus sebagai Direktur Tipikor Bareskrim berperan dalam penangkapan Kabareskrim, Susno Duadji tahun 2010,” kata Adhy Fadly kepada Kabar Timur, Sabtu (23/6).
Menurut Adhy, Maluku butuh sosok seperti Akhmad Wiyagus yang bekerja profesional dan proporsional. “Kita berharap institusi Kejaksaan di Maluku juga berkinerja baik seperti Direktorat Tipikor Bareskrim ketika dipimpin Akhmad Wiyagus,” ingat Adhy.
Adhy mengaku perlu mengkritisi Korps Adhyaksa yang selama ini dia nilai lemah dalam penuntasan kasus korupsi di Maluku. Sebut saja dalam perkara korupsi yang menyeret mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdullah Vanath, ternyata “di-SKP2-kan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.



























