Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Setelah Lebaran, Lokalisasi Tanjung Batumerah Ditutup

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Penutupan lokalisasi Tanjung Batu Merah, Kecamatan Sirimau, akan dilakukan setelah Idul Fitri 1440 Hijriah, kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

“Setelah lebaran kita mulai dengan sosialisasi, setelah itu baru kita ambil tindakan dengan mendengar aspirasi masyarakat dan akan dilakukan penutupan lokalisasi setelah mendapat persetujuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Ambon dan TNI Polri,” kata Richard di Ambon, Selasa.

Pemkot telah membentuk tim yang terdiri dari tokoh agama, masyarakat dan aparat keamanan untuk untuk mencari solusi, karena aspirasi datan dari masyarakat dan sangat positif untuk ditindaklanjuti.

Selain menutup lokalisasi, pihaknya juga akan melakukan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekitar, dan yang tidak memiiliki KTP Ambon akan kembalikan ke daerah asal. “Sebelumnya kita lalukan data masyarakat sekitar yang terkait langsung dengan lokalisasi Tanjung Batu Merah,” katanya.

Dukungan tersebut datang dari MUI kota Ambon, karena penutupan menutup lokalisasi Tanjung Batu Merah bukan hanya keinginan umat Muslim, namun juga seluruh umat beragama di Kota Ambon.

Sekretaris MUI kota Ambon, Abdul Manan Latuconsina menyatakan, tidak ada satu pun ajaran agama yang memberikan ruang kepada praktik prostitusi, karena bertentangan dengan nilai agama juga nilai moral. “Penutupan lokalisasi ini karena tidak sesuai dengan nilai moralitas bangsa, nilai adat dan budaya orang Maluku dan terutama nilai Islam,” katanya.

MUI bersama seluruh elemen masyarakat bertekad untuk menutup lokalisasi tersebut, mengingat upaya ini sudah lama dilakukan. “Dalam waktu dekat kita segera menyurati Pemerintah Kota Ambon dan kepolisian untuk memproses penutupan lokalisasi Tanjung Batu Merah,” katanya. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku