KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama jajaran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI meninjau proses belajar Sekolah Rakyat jenjang SMA di Gedung UPT Hiti-Hiti Hala-Hala, Passo, Kota Ambon, Senin (18/8/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan sekolah tersebut terpenuhi dengan baik.
“Seluruh kebutuhan siswa sudah ditanggung negara, mulai dari biaya pendidikan, pakaian, makanan, hingga fasilitas asrama,” kata Hendrik.
Ia menegaskan Program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Maluku. Karena itu, ia meminta para siswa memanfaatkan fasilitas yang ada dengan sungguh-sungguh.
“Negara sudah mempersiapkan semua untuk kalian. Tugas kalian hanya satu: belajar dengan disiplin, patuh pada guru, dan menjaga semangat,” ujarnya.
Hendrik juga memastikan akan melakukan pemantauan rutin setiap dua bulan untuk mengevaluasi perkembangan siswa dan keberhasilan program.
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, menyatakan kekagumannya terhadap antusiasme siswa. Menurutnya, program ini merupakan komitmen pemerintah pusat dalam melahirkan generasi unggul di Maluku.
“Saya melihat anak-anak luar biasa, penuh semangat, dan saling mendukung. Semua kebutuhan ditanggung negara, bahkan tersedia beasiswa untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri. Ini adalah komitmen Presiden untuk melahirkan generasi Maluku yang unggul,” ujar Tamsil.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mengumumkan rencana pembangunan sekolah permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare dengan anggaran Rp200 miliar. Sekolah tersebut akan dilengkapi sarana olahraga, asrama, dan fasilitas penunjang modern lainnya.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di Maluku, sekaligus mencetak generasi cerdas, sehat, dan berkarakter. (AN/KT)


























