KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mencanangkan Gerakan Sekolah Menanam, di SMK Negeri Pertanian Pembangunan, Passo, Kecamatan Baguala, Jumat (2/5).
Disela-sela Usai kegiatan tersebut kepada awak media, Gubernur mengatakan kunjungannya di SMK Negeri Pertanian Pembangunan i dalam rangka Pencanangan Gerakan Sekolah Menanam, dan komoditi yang ditanam saat ini adalah cabai.
Hal ini menjadi penting ungkapnya, dikarenakan cabai adalah salah satu komoditi yang memicu inflasi.
“Di sisi lain, di Maluku banyak lahan produktif yang tidak dimanfaatkan, jadi lewat Sekolah ini, diharapkan bisa menjadi contoh, agar yang punya halaman seperti begini bisa menanam cabai, atau kalau tidak punya lahan yang luas, bisa di tanam pada pot-pot bunga, hal ini dilakukan agar penanaman bisa dilakukan lebih produktif,” usul Gubernur.
Menurutnya gerakan menanam tersebut, bisa menumbuhkan kesadaran siswa bahwa lahan produktif bisa digunakan untuk aktivitas penanaman.
“Karena cabai merupakan komoditas yang mudah, dengan usia tanam yang pendek, sementara harga cukup bagus, jadi mari tanam cabai, Pemerintah juga sangat mendukung gerakan ini,” ungkap orang nomor satu di provinsi Maluku ini.
Ia berharap sekolah-sekolah terutama SMA/SMK maupun SLB yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Maluku, agar gerakan ini bisa ditindaklanjuti, karena nantinya akan dilakukan monitoring.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan gerakan yang sama di sekolah-sekolah, yang berada di kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota, semoga ini menjadi satu gerakan yang berlaku secara umum di Maluku,” terangnya. (KTL)

























