KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, meresmikan 9 penyalur BBM Satu Harga Klaster Maluku, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, di Integrated Terminal Wayame, Rabu (18/12).
Penjabat Gubernur Sadali Ie beserta Forkopimda Provinsi Maluku, Direktur Utama Pertamina, Kepala BPH Migas, Sekjen Kementerian ESDM beserta jajaran, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan stakeholder terkait hadir pada peresmian tersebut.
Menteri ESDM mengutarakan peresmian ini menunjukan bahwa harga BBM subsidi di kota, akan sama dengan harga BBM di daerah terpencil.
“Ini sebagai bentuk upaya kehadiran pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan bakar minyak, agar aktivitas ekonomi bisa jalan dan perputaran ekonomi bisa terjadi,” ujar Lahadalia.
Apalagi lanjutnya menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, Lahadalia menjelaskan bahwa Terminal Pertamina Wayame sebagai sentra distribusi minyak untuk kawasan Timur termasuk Papua, persediaan BBM yang ada dijamin aman.
Sementara itu, Sadali Ie atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Maluku, mengucapkan terima kasih kepada Menteri ESDM, pimpinan Pertamina Patra Niaga dan Direktur Utama Pertamina yang telah melaksanakan kegiatan tersebut
“Ini adalah suatu tindakan nyata dalam memberikan akses energi yang adil dan merata, untuk menghilangkan disparitas harga BBM terutama pada daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar),” ujarnya
Sebagai katalisator pembangunan ekonomi dan infrastruktur di wilayah terpencil, Penjabat Gubernur menjelaskan, dengan adanya keberadaan SPBU ini, dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat tapi juga membuka peluang usaha baru, dalam rangka pertumbuhan ekonomi di Maluku.
“Kami berharap seluruh pihak Pemerintah Pusat, Pertamina hingga penyalur, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mari kita pastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran,” ajak orang nomor satu di Pemprov Maluku tersebut.
Untuk diketahui peresmian 9 penyalur BBM satu harga klaster Maluku, yakni tersebar pada Mdona Hiera, Wetar Timur, Kei Besar Selatan, Obi Barat, Bacan Barat, Loloda, Wasile Tengah, Sulabesi Selatan, dan Taliabu Utara. (KTL)


























