Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Tenggara Raya

Malra Butuh Perda Kebersihan

badge-check


Bupati M. Taher Hanubun berbincang dengan Kepala Dinas PU Maluku Tenggara, Ana Yunus saat mengunjungi Pasar Langgur, Jumat (30/11) Perbesar

Bupati M. Taher Hanubun berbincang dengan Kepala Dinas PU Maluku Tenggara, Ana Yunus saat mengunjungi Pasar Langgur, Jumat (30/11)

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR – Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Taher Hanubun menyatakan, kabupaten yang dipimpinnya membutuhkan peraturan daerah (Perda) atau peraturan bupati untuk mengatur kebersihan, agar terbebas dari sampah terutama di tempat umum seperti pasar dan lainnya.

“Perda atau pun Perbup Maluku Tenggara yang akan mengatur tentang kebersihan, khususnya membuang sampah sembarangan itu tidak boleh terjadi. Dinas terkait baik Lingkungan Hidup, Sat Pol PP, dan PU akan saya ajak untuk membuktikan ini, targetnya bukan apa apa, hanya ingin Maluku Tenggara bersih,” kata Bupati saat meninjau Pasar Langgur, Jumat (30/11).

Ia menegaskan bahwa kebersihan itu masalah penting dan merupakan tanggung jawab semua pihak untuk menjaganya. “Kita mau daerah ini bersih dan higenis, maka kita mulai dari pasar karena itu sumber orang berbelanja dan sumber orang makan,” ujarnya didampingi Kepala Dinas PU Maluku Tenggara, Ana Yunus saat mengunjungi Pasar Langgur.

Jika pasar kotor, tegas bupati, maka dapat dibayangkan ketidaknyamanannya bagi para pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di pasar.

Orang nomor satu di kabupaten Malra itu mengimbau, semua pihak baik dinas teknis, masyarakat dan pedagang untuk peduli pada kebersihan. “Ke depan, semua pihak punya kewajiban menjaga kebersihan. Harapan saya, kita mulai dari wilayah perkotaan seperti pasar dan lainnya, maka ohoi-ohoi juga akan bersih,” katanya.

Ia menegaskan untuk infrastruktur di pasar Langgur tidak boleh ada istilah tidak bertuan, semua bangunan harus ada koordinasi dengan Dinas PU atau dinas terkait, supaya ditata dan ditempati dengan baik, agar para pembeli merasa nyaman berbelanja.

Bupati menambahkan, saat ini sudah ada pembangunan di pasar Langgur yang dananya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), namun belum selesai. “Saya akan minta masukan dari Dinas PU, supaya saya tanya ke Jakarta kenapa pembangunannya tidak selesai,” katanya.

“Jangan hanya terima proyek dan tidak selesai pada waktunya, dan itu saya tidak mau. Saya minta kepada kontraktor yang berurusan dengan ini segera selesaikan pada waktunya, karena saya tidak mau tau, dan akan koordinasi ke Jakarta,” tegas bupati. (ANT/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Nasib Tragis Siswa MTsN di Tual, Oknum Brimob Bripda MS Terancam Dipecat & Dipidana Berlapis

21 Februari 2026 - 02:13 WIT

Gerak Cepat, Polres Malra Ringkus Pembakar Calon Mushola di Ohoi Hako

21 Februari 2026 - 01:26 WIT

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara

2 Februari 2026 - 01:55 WIT

Polres Tanimbar Maluku Operasi Berantas Premanisme

1 Februari 2026 - 02:31 WIT

Pemkab Aru Kedepankan Rekonsiliasi Adat dan Penanganan Cepat Pasca Konflik Warga

7 Januari 2026 - 23:35 WIT

Trending di Tenggara Raya