KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) melalui Dinas Perikanan setempat, memperoleh bantuan Cool Storage atau gudang pendingin dan Mobil Termokik dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).
“Di tahun 2023 , ada dua bantuan diberikan KKP kepada kita (Buru Selatan) yaitu Cool Storage dan Mobil Termokik,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Djafar Souwakil, Kepala DKP Kabupaten Bursel kepada pers di sela-sela uji coba penggunaan Cool Storage yang dibangun di kawasan Pantai Desa Kmanglale, Kecamatan Namrole, kemarin.
Dikatakan, Cool Strorage bantuan KKP memiliki daya tampung ikan sebanyak 10 ton dan untuk memastikan kesiapan operasional, dilakukan uji coba.
“Kita lakukan ujicoba untuk mengetahui sejauh mana fungsi Cool Storage yang diberikan itu. Alhamdulillah berdasarkan ujicoba yang dilakukan, ikan 500 kg (1/2 ton) yang dimasukan dalam gudang pendingin belum sampai empat jam sudah beku dan hasilnya baik,” sebutnya.
Souwakil berharap bantuan yang diberikan KKP melalui Dirjen Pengawasan Sumberdaya Keluatan dan Perikanan (PSDKP) Kementrian Kelautan Republik Indonesia bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Apalagi wilayah Bursel memiliki potensi perikanan yang sangat menjanjikan.
“Kita harapkan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, karena nantinya ada keberlanjutan. Karena dengan adanya bantuan ini, bisa membantu masyarakat terutama kelompok nelayan yang bernaung di bawa Koperasi Simpan Pinjam Darma Buana dapat mengmbangkan usaha mereka di bidang perikanan,”ingatnya.
Pengawasan juga akan dintensifkan pihaknya terkait pemberian bantuan dimaksud. “Karena yang harapkan dengan bantuan ini bisa membantu nelayan dalam menyalurkan hasil tangkapan mereka untuk disimpan di Cool Storage,” katanya.
Menyoal SDM untuk operasional Cool Storege, Souwakil menuturkan hal itu sudah diantisipasi. “Ada tim dari Kementrian Keluatan dan Perikanan (KKP) RI yang turun langsung ke Bursel untuk melatih tenaga yang nantinya mengoperasikan gudang pendingin tersebut. Jadi sejauh ini tidak ada masalah,” yakin Souwakil.
Sembari menambahkan pengelolaan Cool Storage diberikan kepercayaan kepada Koperasi Simpan Pinjam Darma Buana, karena sudah melalui tahapan dan verifikasi yang matang.
“Koperasi yang dipercayakan untuk mengelola Cool Storage harus memiliki modal atau dana rangsangan. Jadi kita tidak sembarabngan memberikan bantuan ke sebuah koperasi. Kita harus melihat latar belakangnya serta kemampuan untuk mengelola bantuan yang diberikan karena biasanya, kata Souwakil, bantuan yang diberikan oleh pemerintah, terkadang tidak bisa dikelola dengan baik, salah satunya tidak punya modal untuk biaya operasional,”tutupnya. (KTL)

























