Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Pemkot Ambon Tutup Dua RS Lapangan

badge-check


Pemkot Ambon Tutup Dua RS Lapangan Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menutup dua rumah sakit lapangan yakni Hotel Wijaya dan LPMP seiring menurunnya angka terkonfirmasi COVID-19.

“Hari ini kita tutup dua RS lapangan yakni Hotel Wijaya dan LPMP, sehingga yang beroperasi hanya Hotel Everbright dan RS lapangan milik Pemprov Maluku yakni asrama haji,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di Ambon, Senin.

Ia mengatakan, penutupan dua RS lapangan memberikan indikasi kuat bahwa perkembangan kasus COVID-19 di Ambon semakin terkendali dan menurun jauh.

Sebelumnya Pemkot menutup satu pusat karantina terpusat yakni penginapan Garuda Inn.

Pusat karantina yang melayani pasien COVID-19 yakni Hotel Everbright, Wijaya, LPMP dan satu pusat karantina yang difasilitasi Pemprov Maluku yakni asrama haji.

Dijelaskannya, tingkat kesembuhan COVID-19 di Kota Ambon mengalami peningkatan sebanyak 6.444 dari total kasus positif 8.713 orang.

Angka kesembuhan, katanya, semakin baik terlihat dari tingkat keterisian rumah sakit dan pusat karantina di Kota Ambon turun di bawah 60 persen.

Tingkat keterisian tempat tidur pasien (Bed Occupancy Rate/BOR) di fasilitas kesehatan yang menangani pasien COVID-19 di bawah 60 persen.

“Tingkat BOR rumah sakit menurun, artinya banyak pasien COVID-19 yang sembuh dan tidak lagi dirawat di rumah sakit,” katanya.

Kota Ambon per 1 Agustus 2021, kembali masuk ke zona oranye (risiko sedang) pada peta risiko penyebaran COVID-19 di Provinsi Maluku, setelah sebelumnya berada di zona merah (resiko tinggi).

Ambon turun ke zona risiko sedang karena mengalami peningkatan dengan skoring 2,03. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku