Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Tim Survei Siluman di Hutan Sepa, Mencurigakan

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Ribuan hektar hutan milik rakyat di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang notabene jadi sumber perekonomian masyarakat terancam. Diduga survei yang mengatasnamakan Kementerian dan Dinas Kehutanan Provinsi  Maluku hanya modus, untuk kepentingan investor tertentu.

Di Negeri Sepa Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, tim dimaksud masuk hutan dan melakukan pengukuran, dan memasang patok-patok.  “Tim survei itu klaim ini hutan lindung, masyarakat tidak bisa lagi beraktifitas. Padahal ini hutan rakyat, tempat masyarakat mencari makan,” ungkap ketua pemuda Negeri Sepa Gani Namasela kepada Kabar Timur, Sabtu (15/9) melalui telepon seluler.

Diduga ini hanyalah modus, untuk melihat potensi kayu maupun hasil alam lainnya termasuk tambang di hutan Sepa. Ujung-ujungnya untuk kepentingan investor.

Gani dan para pemuda Negeri Sepa menduga demikian, karena jarak yang diklaim sejauh 1,5 Km sampai 2 Km dari bibir pantai sebagai hutan lindung itu masuk ke wilayah hutan produksi milik rakyat. “Jadi dong punya patok-patok itu kena di hutan masyarakat. Katanya itu hutan lindung,” kata Gani.

Menurut Gani pemasangan patok ini hanya akal-akalan, untuk membatasi aktifitas masyarakat di hutan milik mereka dengan dalih hutan lindung. Anehnya, hutan yang dikelola PT Bintang Lima Makmur yang tumpang tindih dengan hutan rakyat tidak diklaim sebagai hutan lindung.

Survei akal-akalan, hingga eksploitasi hutan di pulau Seram bukan lagi rahasia umum. Banyak investor masuk dengan berbagai dalih. Diantaranya membuka lahan perkebunan, tapi ternyata mengincar hasil hutan berupa kayu. Ada juga dengan modus survei, ternyata mengincar potensi tambang.

“Yang kita kuatirkan, di dalam hutan-hutan kita ini khan ada tanaman masyarakat. Kalau jadi hutan lindung atau investor tambang, ini jelas merugikan masyarakat,” ujar Gani.(KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku