Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Malteng Diguncang Gempa 3,3 SR

badge-check

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku menyatakan, gempa bumi berkekuatan 3,3 Skala Richter (SR) menguncang Kabupaten Maluku Tengah, pada Minggu, pukul 19.08 WIT tidak berpotensi tsunami.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapan BPBD Maluku, John Hursepuny, dikonfirmasi, Minggu malam, mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan Stasiun Geofisika Ambon, gempa dengan koordinat 2.59 LS dan 128.76 BT pada kedalaman sepuluh kilometer tidak berpeluang tsunami.

Lokasi gempa tepatnya di laut dengan posisi 85 kilometer Utara Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah. John mengemukakan, telah berkoordinasi dengan BPBD Maluku Tengah untuk memantau dampak gempa tersebut.

“Kami mengarahkan berkomunikasi dengan para camat maupun kades yang letaknya dekat lokasi gempa untuk mengetahui kemungkinan ada kerusakan maupun terdampak lain,” ujarnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa Maluku termasuk salah satu daerah yang rentan dan rawan terjadi bencana alam berupa gempa tektonik yang dapat menimbulkan kerusakan berat, termasuk terjadinya tsunami.

Maluku berada pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia, dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Tim peneliti BNPB bersama UNESCO, beberapa daerah di Maluku yang tergolong rawan gempa di antaranya Seram Bagian Utara, Kabupaten Maluku Tengah, mengingat sebagian besar patahan di bawah laut berada di daerah tersebut.

Jika gempa besar melanda daerah Seram utara, diperkirakan dapat menimbulkan gelombang pasang dengan ketinggian antara 10-15 meter, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi.

Sedangkan, Kota Ambon dan Pulau Ambon, Pulau Haruku dan Pulau Saparua sesuai data BNPB kemungkinan tsunami dapat terjadi dengan ketinggian antara tiga hingga delapan meter. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku