KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Teka-teki mengenai siapa Sekretaris Kota (Sekda) Ambon definitif akhirnya terjawab.
Robert Sapulete resmi terpilih untuk menduduki jabatan tertinggi birokrasi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tersebut.
Pelantikan pun dipastikan akan digelar dalam waktu dekat begitu seluruh proses administrasi rampung.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengungkapkan seluruh proses seleksi berjalan secara terbuka, objektif, dan mengikuti aturan yang berlaku—mulai dari seleksi oleh panitia seleksi (pansel), asesmen oleh asesor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hingga diperolehnya pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dalam proses tersebut, terdapat tiga peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yakni Wali Kota Ambon, untuk dipilih satu nama terbaik.
“Ketiganya layak dan memenuhi syarat menjadi Sekda. Namun aturan hanya memungkinkan satu orang yang dipilih. Karena itu, keputusan diambil secara objektif dengan mempertimbangkan seluruh aspek yang telah dinilai,” kata Bodewin.
Bodewin menepis keras anggapan penetapan Robert Sapulete diwarani oleh kepentingan atau intervensi politik.
Ia menegaskan dasar penilaian murni mengacu pada aspek profesionalisme dan sistem merit.
“Yang menjadi dasar adalah kapasitas, kompetensi, dan integritas. Tidak ada pertimbangan politik dalam proses ini,” tegasnya.
Terkait koordinasi dan pengusulan kepada Gubernur Maluku, Bodewin menjelaskan hal itu merupakan kewajiban administratif yang diatur dalam undang-undang, mengingat gubernur merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah.
Ia meminta agar prosedur administratif ini tidak disangkutpautkan dengan dinamika politik lokal.
“Koordinasi dengan gubernur merupakan prosedur yang wajib dilakukan sesuai ketentuan. Jadi tidak perlu dikaitkan dengan persoalan politik,” pintanya.
Di sisi lain, kehadiran Sekda definitif yang baru ini membawa harapan besar bagi masa depan tata kelola kota.
Bodewin berharap Robert Sapulete mampu menjadi motor penggerak birokrasi di Pemkot Ambon.
Sinergi dan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan bisa semakin solid di bawah kepemimpinan Sekda baru guna mempercepat pembangunan daerah dan mendongkrak kualitas pelayanan publik ke masyarakat.
JADWAL PELANTIKAN
Mengenai waktu pelantikan, Bodewin mengisyaratkan bahwa momen tersebut tinggal menunggu hari. Pemkot Ambon saat ini sedang menyelesaikan tahap akhir administrasi pasca-koordinasi.
“Bisa besok, bisa minggu depan. Yang pasti kami bersyukur seluruh proses telah berjalan dengan baik dan transparan,” tutur Bodewin.
Ia menambahkan bahwa proses panjang ini menjadi pembelajaran penting bagi demokrasi birokrasi di Ambon.
“Meskipun kewenangan (memilih) ada pada Pejabat Pembina Kepegawaian, Pemerintah Kota Ambon tetap berkomitmen menjalankan proses secara profesional, objektif, dan akuntabel,” pungkasnya. (KT)


























