Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Pemkot Ambon Langsung Eksekusi Keluhan Warga Melalui Program “Wajar”

badge-check


Pemkot Ambon Langsung Eksekusi  Keluhan Warga Melalui Program “Wajar” Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memastikan bahwa setiap keluhan masyarakat yang masuk melalui program Wali Kota Jumpa Rakyat (Wajar) tidak akan berakhir di atas kertas.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan seluruh aspirasi tersebut kini tengah ditindaklanjuti secara bertahap melalui mekanisme teknis di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Setelah sempat vakum selama lebih dari sebulan, program Wajar kembali bergulir perdana di tahun 2026 dengan mengambil lokasi di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Jumat, 20 Februari 2026.

Kehadiran kembali program ini disambut antusias oleh warga yang datang membawa beragam persoalan, mulai dari urusan air bersih, sengketa lahan, hingga kebutuhan ruang bagi pelaku UMKM.

Wali Kota Bodewin memastikan setiap laporan yang masuk langsung mendapatkan atensi khusus dan didisposisikan kepada dinas terkait untuk segera diproses.

Salah satu bukti konkretnya adalah penanganan ganti rugi lahan milik Omi Nikijuluw, warga Rumah Tiga, yang kini telah diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP).

Tidak hanya itu, pengaturan lokasi berjualan bagi warga tersebut juga langsung dikoordinasikan dengan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Rumah Tiga agar segera tersedia tempat yang layak.

Respon cepat juga diberikan terhadap keluhan Helen Siahay terkait akses air bersih di kawasan Passo Larier.

Pemkot Ambon saat ini tengah memprioritaskan perbaikan akses jalan di wilayah tersebut sebagai langkah awal untuk menunjang distribusi air bersih yang lebih merata.

Sementara itu, untuk menggairahkan ekonomi lokal di RTP Wainitu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menyiapkan 15 unit food container yang nantinya akan dikelola oleh AM-GPM serta para pelaku UMKM setempat.

Meski beberapa usulan seperti pembangunan posyandu siklus hidup di area RTP masih memerlukan kajian teknis mendalam, Wali Kota tetap optimistis bahwa setiap kebutuhan warga akan terpenuhi sesuai skala prioritas.

Beliau pun menitipkan pesan penting agar masyarakat turut menjaga kebersihan fasilitas publik yang ada sembari pemerintah bekerja menuntaskan setiap persoalan.

“Kami bekerja berdasarkan kewenangan dan mekanisme yang ada. Saya meminta masyarakat untuk sedikit bersabar, karena kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan tata kelola kota yang lebih baik melalui solusi yang nyata dan transparan,” pungkas Bodewin. (AN/KT)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Bocoran Kemendagri: Apries Puncaki Asesmen Calon “Jenderal” ASN Pemkot Ambon

26 Mei 2026 - 17:24 WIT

Pemkot Ambon Siapkan 28 Sapi dan 20 Kambing Untuk Kurban Idul Adha

21 Mei 2026 - 01:15 WIT

Eksekusi Mandat Presiden, Wali Kota Ambon Minta Desa Siapkan Lahan Kopdes Merah Putih

20 Mei 2026 - 14:06 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

18 Mei 2026 - 09:56 WIT

Ambon Perang Lawan Bansos Salah Sasaran, 650 Agen Digital Diterjunkan

13 Mei 2026 - 03:03 WIT

Trending di Amboina