KABARTIMURNEWS.COM.AMBON- Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bodewin Wattimena, Ambon kini bukan lagi sekadar kota dengan pemandangan teluk yang indah, melainkan sebuah kota yang memiliki “otak” dan “hati” melalui visi Smart City.
Bagi Bodewin, teknologi bukan untuk dipamerkan di atas kertas. “Konsep Kota Cerdas di Ambon bukan sekadar gaya-gayaan teknologi, melainkan solusi nyata untuk efisiensi layanan bagi setiap orang yang tinggal di kota ini,” tegasnya saat membedah inovasi tersebut di hadapan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Gebrakan pertama hadir lewat Call Center 112, yang menjadi bukti nyata sang Wali Kota ingin memastikan keamanan warga terjaga tanpa jeda. Melalui layanan ini, beliau menghapus jarak antara rakyat dan negara.
Bodewin menekankan inovasi ini adalah ujung tombak penanganan darurat yang memastikan pemerintah selalu siaga. “Kami ingin memastikan negara selalu hadir 24 jam bagi warga Ambon yang membutuhkan bantuan cepat. Tidak boleh ada warga yang merasa sendirian saat menghadapi situasi darurat,” ungkap Bodewin dengan optimis.
Tak berhenti di situ, transparansi birokrasi dirombak total melalui Kanal WAJAR. Bodewin menyadari bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mendengar. Lewat inovasi ini, beliau membuka pintu komunikasi yang cair dan tanpa sekat.
Hal ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menjawab tantangan layanan publik di era digital, di mana setiap aspirasi rakyat menjadi bahan bakar bagi perbaikan daerah.
Melengkapi visi tersebut, penanganan masalah lingkungan diambil secara radikal melalui Sistem Sampah Modern berbasis RDF. Di sini, Bodewin menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin visioner yang peduli pada masa depan ekologi.
Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang membebani kota, melainkan diolah menjadi sumber energi alternatif. Beliau menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari fondasi utama dalam setiap perencanaan pembangunan daerah di masa depan.
Melalui integrasi pilar-pilar tersebut, Bodewin Wattimena sedang meletakkan dasar yang kokoh agar Ambon menjadi role model kota cerdas di kawasan Timur Indonesia.
“Smart City akan menjadi fondasi utama pembangunan kita. Ini adalah langkah konkret kami untuk memperkokoh posisi Ambon sebagai kota yang maju, modern, dan melayani,” pungkasnya. (KT)