Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Satpol PP Ambon Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Hunuth

badge-check


					Satpol PP Ambon Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Hunuth Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon menyalurkan sejumlah paket bantuan kepada korban konflik di Desa Hunut Durian Patah sebagai bentuk kepedulian dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun Ke-450 Kota Ambon.

Sekretaris Satpol PP Kota Ambon, V. D. Berhitu di Ambon, Minggu, mengatakan kegiatan sosial tersebut menyasar warga terdampak kericuhan di kawasan Hunuth Durian Patah agar mereka juga dapat merayakan sukacita pada hari jadi kota tercinta.

“Satpol PP tidak hanya hadir untuk menegakkan aturan, tapi juga menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat. HUT Ke-450 Ambon ini kami maknai dengan berbagi kasih, agar ‘basudara’ yang terdampak kericuhan bisa merasakan kebersamaan dan semangat baru,” kata Berhitu saat menyerahkan bantuan.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 36 karung beras ukuran 10 kilogram, tiga karton minyak goreng, delapan karton mi instan, 30 kilogram gula pasir, enam karton pakaian layak pakai, 50 kantong makanan ringan, serta sejumlah bantuan tambahan lainnya.

Berhitu menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Satpol PP terhadap warga yang membutuhkan, khususnya di momen penting perayaan HUT Kota Ambon.

“Kita semua adalah orang basudara. Mari jadikan ulang tahun ke-450 Ambon ini sebagai momentum untuk memperkuat perdamaian dan persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Hunuth-Durian Patah, Yondri Kappuw, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Satpol PP Kota Ambon kepada warganya.

“Kami berterima kasih kepada Satpol PP Kota Ambon yang sudah turun langsung membawa bantuan untuk warga kami. Ini bukan hanya soal bantuan material, tetapi juga tanda kasih yang meneguhkan semangat persaudaraan di tengah situasi sulit,” ujarnya.

Ia berharap kepedulian yang ditunjukkan dapat menjadi penguat semangat warga untuk bangkit kembali pasca konflik yang melanda wilayah tersebut.

Konflik Hunuth pecah pada 19 Agustus 2025 berawal dari perkelahian antarsiswa SMK Negeri 3 Waiheru. Peristiwa itu menewaskan seorang siswa asal Negeri Hitu, AP, yang ditikam orang tak dikenal.

Insiden tersebut memicu amarah warga Hitu hingga menyerang dan membakar rumah warga Hunuth.

Akibatnya, 17 rumah terbakar dan sekitar 779 jiwa atau 156 KK mengungsi ke tempat lebih aman.

Sebelumnya Pemkot Ambon telah memberikan santunan Rp5 juta bagi keluarga korban meninggal serta dana stimulan Rp15 juta untuk warga yang rumahnya terdampak.

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengatakan, bantuan perabotan seperti televisi, kulkas, tempat tidur, kursi, dan barang kebutuhan rumah tangga lainnya akan diberikan agar para korban bisa memulai kehidupan baru dengan lebih layak.

“Kita akan kembalikan para pengungsi ke rumah mereka dan sekaligus membantu mengisi rumah dengan perabotan yang disiapkan. Tujuannya agar masyarakat bisa memiliki peralatan rumah tangga yang layak,” ujarnya. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Sambut Ramadan, Maxim Ambon Manjakan Mitra Pengemudi dengan Sembako hingga Bonus Hari Raya

6 Maret 2026 - 14:25 WIT

Pemkot Ambon Angkut 1,5 Ton Sampah Dari “Trash Boom” di Sungai

24 Februari 2026 - 02:53 WIT

Perkuat Identitas Ambon City of Music, Pemkot Dorong Sanggar Seni Jadi Garda Terdepan Budaya

21 Februari 2026 - 01:48 WIT

Pemkot Ambon Sulap RTP Wainitu Jadi  UMKM

21 Februari 2026 - 01:41 WIT

Pemkot Ambon Langsung Eksekusi Keluhan Warga Melalui Program “Wajar”

21 Februari 2026 - 01:34 WIT

Trending di Amboina