KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Oprit jembatan Wai Totun yang putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu, menyebabkan, arus transportasi menuju Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), putus alias macet, kini kembali normal.
Ini setelah, Tim Reaksi Cepat Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Maluku berhasil perbaiki oprit Jembatan Wai Totun. Saat ini, akses transportasi di ruas jalan Nasional Tamilouw–Haya, menuju Kota Masohi, maupun sebaliknya sudah kembali normal.
Normalnya ruas jalan tersebut juga dibenarkan, Kepala Satker PJN Wilayah II Maluku, Toce Leuwol, saat dihubungi wartawan, Rabu, 6 Agustus 2025. Menurut dia, perbaikan tuntas terhadap oprit jembatan itu, sejak, Selasa, 5 Agustus 2025, sekira pukul 19.45. WIT.
Toce mengatakan, saat ini seluruh kendaraan sudah dapat melintasi jembatan itu, secara normal. “Tim kami dengan alat berat bekerja lembur, sejak kejadian. Dan pekerjaan itu, dilakukan hingga tuntas. Pasalnya, kami ingin akses masyarakat dan kendaraan bisa normal kembali,” paparnya.
Toce menjelaskan, oprit jembatan putus disebabkan debit air sungai yang meningkat drastis akibat curah hujan yang tinggi mengguyur Pulau Seram selama sepekan terakhir.
Selain Jembatan Wai Totun, sejumlah ruas jalan nasional lainnya turut terdampak. Namun, kata dia, sudah berhasil ditangani cepat.
“Selain penanganan oprit Jembatan Wai Totun, tim kami juga melakukan pembersihan material banjir dan longsor di ruas jalan Tehoru–Laimu,” ujarnya.
Pihaknya mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses penanganan berlangsung.
“Semua lokasi baik jalan maupun jembatan yang kena dampak banjir dan longsor sudah bisa diakses. Jadi, masyarakat dan kendaraan dari dan menuju Maluku Tengah sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Tim dan alat berat tetap kami siagakan untuk memperlancar arus transportasi,” pungkasnya. (KT)


























