Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Perkuat Pengawasan Laut, Maluku Dukung Penuh Sistem Maritim Nasional Bakamla

badge-check


Perkuat Pengawasan Laut, Maluku Dukung Penuh Sistem Maritim Nasional Bakamla Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi National Maritime Surveillance System (NMSS) atau Sistem Pengawasan Maritim Nasional yang digagas oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla), sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia, khususnya di perbatasan selatan.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa Pemprov Maluku siap mengambil langkah konkret untuk mendorong keberhasilan sistem ini, termasuk di wilayah strategis seperti Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang berbatasan langsung dengan Australia.

“Kami siap mengimplementasikan NMSS sesuai arahan pemerintah pusat. Salah satu bentuk dukungan nyata kami adalah dengan menyediakan lahan untuk pembangunan stasiun pemantau di perbatasan,” ujar Gubernur dalam keterangan resmi yang diterima di Ambon, Sabtu (tanggal menyesuaikan).

NMSS sendiri merupakan sistem pengawasan laut terintegrasi yang dikembangkan oleh Bakamla guna memantau aktivitas maritim secara real-time. Sistem ini menjadi alat penting dalam mendeteksi dan mencegah kegiatan ilegal di laut, mulai dari penyelundupan, pencurian ikan, hingga mendukung operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

Sebagai bagian dari implementasi awal, Gubernur Lewerissa telah menerima kunjungan Kepala Zona Bakamla Timur, Laksamana Pertama TNI I Putu Darajatn pada 4 Juni 2025. Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Maluku, Affandy Hasanusi, guna membahas percepatan penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas NMSS.

Tidak butuh waktu lama, hasil koordinasi langsung ditindaklanjuti. Pada 3 Juli 2025, Bupati Kepulauan Tanimbar secara resmi menandatangani naskah hibah lahan bersama Bakamla, menandai dimulainya proses pembangunan stasiun pengawasan NMSS di Maluku.

Langkah ini menjadi penanda penting bahwa Maluku akan segera menjadi bagian dari jaringan pengawasan maritim nasional yang strategis.

“Dengan adanya NMSS, kita berharap laut kita akan lebih aman, sumber daya alam lebih terlindungi, dan potensi ilegal seperti pencurian ikan atau penyelundupan bisa ditekan secara signifikan,” tegas Gubernur.

Pemprov Maluku juga optimis bahwa keberadaan NMSS akan turut meningkatkan keselamatan pelayaran, mengurangi risiko kecelakaan laut, serta memberikan perlindungan lebih baik bagi nelayan lokal. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Maluku Perluas Program Imunisasi Hingga Pelosok pada PID 2026

11 Mei 2026 - 02:49 WIT

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Korupsi PT Dok Waiame Ambon, Wilis Ayu Lestari dan Rekan Digarap Jaksa

8 Mei 2026 - 06:55 WIT

Warga Morela Ajak Hitumesing Kedepankan Rekonsiliasi Hati

7 Mei 2026 - 19:46 WIT

Trending di Malteng