Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Puluhan Mahasiswa Batabual Serbu Kantor Gubernur

badge-check


Puluhan Mahasiswa Batabual Serbu Kantor Gubernur Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kantor Gubernur Maluku diserbu puluhan pendemo yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kecamatan Batabual (HKMB), Kabupaten Buru, Kamis (26/6).

Aksi yang dipimpin koordintaor lapangan Safia Fua itu, sebagai bentuk keprihatian mereka terhadap kondisi infratruktur  jalan dan jembatan  di wilayah itu.

Pendemo dalam orasinya menilai Kecamatan Batabual bagaikan anak tiri lantaran sejak dimekarkan 25 tahun silam infrastruktur dasar penunjang transportasi darat tidak diperhatikan secara baik.

Alhasil pembangunan jalan dan jembatan tak kunjung dilakukan dengan baik alias masih jauh harapan guna memenuhi kebutuhan guna mendorong kehidupan masyarakat disana.

Jalan dan jembatan adalah akses utama penopang kehidupan masyarakat di Batabual. Mirisnya pembangunan infrastruktur dimaksud tak kunjung juga terealisasi. Lebih parahnya setiap moment politik hanya janji kosong saat pemilu.

Gubernur Hendrik Lewerissa, dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath, diminta turun langsung melihat kondisi masyarakat Batabual.

Hal itu penting dilakukan orang nomor satu dan dua di Bumi Raja-Raja ini, agar ada kebijakan selama memimpin Maluku ke depan lima mendatang dapat merealisasikan pembangunan jalan dan jembatan yang sudah puluhan tahun masyarakat disana impikan.

Pendemo menyentil 100 hari kerja pemerintahan Lewerissa–Vanath menahkodai Maluku belum menunjukkan perubahan, bahkan dianggap tak berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya Murad Ismail-Barnabas Orno, yang tidak memberikan perhatian  terhadap kondisi infratruktur jalan bagi  masyarakat Batabual.

Lantaran aksi HKMB menyampaikan aspirasi mereka tidak direspon masa pendemo berusaha seruduk masuk ke halaman kantor Gubernur namun mendapat pengawalan ketat aparat keamanan sehingga situasi bisa diredam.

Situasi mulai kondusif setelah Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menerima perwakilan massa dan mendengarkan langsung tuntutan yang disampaikan.

Pendemo berharap lewat tuntutan mereka, pemerataan pembangunan khususnya pembangunan jalan dan jembatan di Batual bisa terealisasi. (KTL)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Menuju “Groundbreaking” Blok Masela: 23 Keluarga Tanimbar Terima Ganti Rugi Lahan Tanpa Riak Konflik

8 Juli 2026 - 23:33 WIT

Menjaga Beranda Depan Nusantara, Lanal Tual Sentuh Hati Nelayan Kei

8 Juli 2026 - 22:18 WIT

Jebloskan Eks Kadinsos SBB ke Lapas, Jaksa Buru Aset Rp4,2 Miliar

8 Juli 2026 - 16:42 WIT

Cetak “Detektif” Penyakit Ikan, Karantina Maluku Ajak Mahasiswa Unpatti Kuasai Teknologi PCR

6 Juli 2026 - 23:00 WIT

Diberitakan Papan Proyek BPJN Maluku Rp13,3 Miliar di Wailoping Seram Tiba-Tiba “Gaib”  

6 Juli 2026 - 21:05 WIT

Trending di Malteng