KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronald Lekransy menyampaikan pelaksanaan Musda Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dapat dijadikan sebagai ruang refleksi guna menentukan rencana strategi serta arah kebijakan organisasi.
“Seluruh peserta, baik pengurus maupun anggota untuk dapat menjadikan Musda ini sebagai ruang refleksi guna menentukan rencana strategi dan arah kebijakan organisasi,” ujar Lekransy saat membuka Musda KAMMI, yang berlangsung di Sabtu (22/2).
Menurutnya, KAMMI harus bisa beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung secara cepat sehingga visi misi yang nantinya disusun bisa berorientasi pada kebutuhan internal dalam membangun kadernya serta menjawab permasalahan rakyat dan bangsa.
“Disisi lain, dalam menjawab konteks Kota Ambon saat ini dengan begitu banyak permasalahan yang sedang digumuli oleh Pemerintah antara lain masalah pendidikan, kesehatan, lingkungan, bencana, kemiskinan, UMKM, pasar; inflasi, pemerintahan definitif pada Negeri Adat, gepeng dan ODGJ, Organisasi KAMMI diharapkan mampu mendukung 17 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon,” pintanya.
Lekransy berharap KAMMI Ambon akan terus menjadi kekuatan progresif yang mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perubahan positif ditingkat mahasiswa dan masyarakat di ibukota provinsi Maluku.
“Dengan berpegang pada ajaran KeIslaman, Keimanan, dan Ketaqwaan yang utuh dan benar, maka kader KAMMI akan tampil sebagai mahasiswa Muslim sejati dalam membantu pemerintah untuk membangun Indonesia dan Kota Ambon lebih baik,” pungkas Lekransy yang juga Kepala Diskominfosandi Kota Ambon tersebut. (KTL)


























