KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Cabang olahraga Muaythai Maluku harus berpuas diri atas satu medali perak yang dipersembahkan oleh petarung Yulia Tomasoa pada kelas 54 kilogram putri di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.
“Puji tuhan masih diberikan kesempatan untuk bisa membawa pulang medali. Saya sudah berusaha semaksimal yang saya bisa,” kata Yulia melalui pesan singkat yang diterima di Ambon, Rabu.
Yulia yang sebelumnya berkesempatan mempersembahkan medali emas pertama untuk Maluku pada PON Aceh-Sumut harus mengakui keunggulan lawannya di final yakni Angelina Rantehaku atlet Muaythai asal Sulawesi Utara (Sulut).
Untuk berlaga di babak final, Yulia telah melalui perjalanan yang tak mudah pada ajang PON kali ini. Ia memulai dengan menumbangkan Nurleni Butar-Butar dari Sumatera Utara.
Pada babak semifinal ia kembali berjaya dengan mengalahkan atlet asal Bali yakni Aprilia Nurul, hingga pada final Yulia bertemu kembali dengan rivalnya di panggung Muaythai nasional Angelina Rantehaku.
Pertemuan Yulia kontra Angel ini merupakan kali ketiga dalam dua edisi PON dan satu Pra-PON berbeda.
Pada PON XX 2021 di Papua, Yulia kembali takluk oleh Angel pada partai semifinal, sekaligus mengantarkan Angel mengantongi medali emas pada PON itu, sementara Yulia hanya mengantongi perunggu.
Kemudian pada Pra-PON Agustus 2023 keduanya kembali dipertandingkan. Saat itu Yulia meraih emas sekalian melampaui Angel.



























