PLN UIW MMU hadirkan gaya hidup serba listrik di program Relief 2024

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menghadirkan gaya hidup serba listrik di ajang Ramadhan Electrifying Lifestyle Fair (Relief) 2024.

General Manajer PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyatakan, program Relief 2024 bertujuan untuk memperkenalkan konsep gaya hidup serba listrik kepada masyarakat luas, terutama di Kota Ambon.

"Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang konsisten dijalankan sehingga gaungkan Electrifying Lifestyle ini semakin masif di masyarakat," katanya di Ambon, Selasa.

Awat mengatakan, melalui kegiatan Relief 2024 pesan PLN dapat tersampaikan ke pengunjung yang datang dan dapat digaungkan secara luas di tengah masyarakat, agar semua pihak dapat gandengan mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060.

"Kami harap masyarakat juga mendukung program green energy sehingga dapat mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060", ujarnya.

Program Relief 2024 hadir dengan konsep pameran, melibatkan pemangku kepentingan dan para pelaku usaha, dimana di setiap stand ditampilkan berbagai produk kebutuhan masyarakat di Pulau Ambon selama Ramadan 1445 Hijriah berlangsung.

Senior Manajer Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW MMU, Maman Sulaeman menjelaskan, kegiatan ini para pengunjung disuguhkan pertunjukan pojok demo masak dari koki dengan menggunakan peralatan masak serba elektrik, yang bebas emisi dan ramah lingkungan.

Selain itu, terdapat juga lapak yang diprakarsai pelaku UMKM di Pulau Ambon dengan berbagai jenis produk jualan yang dihasilkan, sehingga PLN dapat menjadi jembatan dalam hal menyediakan wadah bagi para Pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka secara meluas.

PLN juga memberikan kemudahan bagi pelanggan melalui program tambah daya di gebyar Ramadan dengan biaya Rp202.403 ribu.

"Masyarakat Kota Ambon jangan lewatkan pagelaran Relief 2024 selama tiga hari ke depan, mari ramaikan dan dapat juga sambil mencari tau info promo spesial Ramadhan khusus diskon tambah daya, " katanya. (AN/KT)

Komentar

Loading...