KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sebanyak 381 balita stunting menerima makanan tambahan dari Pemerintah Kota Ambon melalui Tim Penggerak (TP) PKK setempat.
Ratusan balita itu terdiri dari Kecamatan Nusaniwe 71 orang, Kecamatan Sirimau 154 orang, Kecamatan Leitimur Selatan 23 orang, Kecamatan Baguala 44 orang dan Kecamatan Teluk Ambon 89 orang.
Kegiatan ini berlangsung di Dapur Sehat Stunting (Dashat) rumah jabatan Wakil Walikota Ambon di kawasan Karang panjang, Senin (11/3).
Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan pembiayan program dimaksud bersumber dari anggaran yang terkumpul dari program orang tuas asuh stunting yang diwajibkan bagi para pejabat struktural di Pemkot Ambon.
“Dari dana yang terkumpul di tahap pertama telah dilakukan pembagian sembako, sementara tahap kedua lewat dashat dapur sehat stunting, TP PKK mau melakukan kegiatan memasak makanan bergizi yang kemudian nanti diberikan kepada anak-anak stunting,”tuturnya.
Makanan tambahan yang diberikan telah memenuhi kebutuhan gizi balita sehingga diharapkan dapat berdampak bagi proses pertumbuhan.
“Tidak sembarang kita memberikan makanan kepada anak-anak karena ada ukuran takaran gizi yang mesti kita cukupkan disitulah baru kita bagikan untuk dikonsumsi oleh anak-anak dan mudah mudahan ada dampak untuk pertumbuhan mereka,”harapnya.
Ditambahkan upaya yang dilakukan tersebut untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Kota Ambon dari 21 persen menjadi 14 persen di akhir tahun 2024.
Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena menuturkan kegiatan ini dilakukan selama 14 hari dan akan dilanjutkan sesuai kebutuhan para balita stuntuing.
“Jadi setelah 14 hari dilakukan terhadap para balita ini jika belum ada perubahan maka kita akan lanjutkan lagi 14 hari ke depan,”sebutnya.
Menurutnya lewat program orang tuas asuh stunting dapat terus berjalan sehingga bisa membantu dalam upaya intervensi penurunan tunting di Kota Ambon. (KTL)


























