Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kriminal dan Hukum

BKSDA Maluku Amankan 13 Ekor Satwa Dilindungi

badge-check


BKSDA Maluku Amankan 13 Ekor Satwa Dilindungi Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku kembali berhasil mengamankan sebanyak 13 ekor satwa liar dilindungi, di Pelabuhan Laut Bastion Ternate.

Satwa yang diamankan tersebut dengan rincian sebanyak 12 ekor burung nuri ternate dan satu ekor bayan hijau. Belasan burung tersebut ditemukan dalam KM Sumber Raya 04 saat melakukan rute dari Pelabuhan Obi-Kupal-Ternate.

“Burung-burung tersebut diletakkan di lokasi berbeda dalam kapal dan petugas mengumpulkan pada satu titik,” kata Polisi Hutan (Polhut) BKSDA Maluku Seto, di Ambon, Kamis.

Ia menyatakan, setelah burung-burung tersebut ditemukan, petugas berkoordinasi dengan kapten kapal bersama anak buah kapalnya, namun tidak diketahui pemiliknya.

“Burung-burung tersebut diamankan oleh petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) dan langsung dibawa ke kandang untuk dilakukan proses rehabilitasi,” terang Seto.

Saat ini satwa-satwa tersebut sudah dikarantina di kandang stasiun konservasi satwa. Kondisi satwa sehat, hanya saja butuh perawatan untuk mengembalikan kesehatan satwanya sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya maka barangsiapa dengan sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup akan diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

Sebelumnya pada Senin, BKSDA Provinsi Maluku juga mengamankan sebanyak dua satwa liar jenis burung bayan hijau (electus roratus) dan burung nuri maluku (eos bornea) di Pelabuhan Saumlaki.

Petugas seksi wilayah III Saumlaki yang melakukan pengawasan di Pelabuhan Yos Sudarso Saumlaki menemukan satwa liar di kapal KM Leuser yang ditinggalkan pemiliknya. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

KPK Sebut Bupati Lombok Barat LAZ Terima Rp12,4 M Dari Praktik korupsi

21 Juli 2026 - 21:29 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Trending di Maluku