Dipolisikan BGW, Patrick Tuai Dukungan

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON - Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun “BGW” dianggap telah melakukan pembunuhan karakter terhadap anak muda Maluku.

Patrick Papilaya, yang mengkritik Ketua DPRD Maluku “BGW” diakun tiktoknya, berujung pada laporan polisi. Patrick, resmi dilaporkan “BGW” ke Ditreskrimsus Polda Maluku. Patrick, diduga telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik.

Laporan “BGW” terhadap Patrick menuai dukungan publik di Media Sosial (Medsos). Bahkan, ada sebuah poster dukungan kepada Patrick.

Dalam poster dukungan untuk Patrick menjelaskan,  seorang anak muda mengkritisi Ketua DPRD Maluku di akun tiktoknya, mala dilaporkan, pencemaran nama baik.

“Anak muda berekspresi serta mengkritisi dia (BGW) selaku pejabat publik, adalah sesuatu yang wajar,” komentar warga lainnya.

Bahkan, ada juga komentar dukungan yang menyebutkan, “bagaimana nantinya suatu saat BGW selaku Ketua DPRD Maluku, berhadapan dengan generasi Maluku yang berdemo,” tanya komentar warga lainnya.

Cara-cara Ketua DPRD Maluku, dengan melaporkan kritikan dianggap  Ketua DPRD Maluku, sedang melakukan pembunuhan karakter terhadap anak muda Maluku.

Sebagaimana diketahui, Ketua DPRD Maluku, Benhur G Watubun (BGW) akhirnya menempuh jalur hukum dan mengadukan Patrick ke pihak kepolisian, atas dugaan pencemaran nama baik Benhur oleh akun Tiktok @patrickpapilayaii.

Patrick dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Jumat (8/12). Surat tanda terima laporan atau pengaduan nomor: STTP/126/XII/Ditreskrimsus. Pengaduan diterima anggota Ditreskrimsus,  bernama: J. Silaban.

Dalam laporan itu, Watubun melalui kuasa hukum La Man, melampirkan bukti berupa video  pada akun tiktok atas nama Patrick, dan bukti screenshot akun tiktok Patrick.

“Untuk menciptakan stabilitas politik jelang Pemilu, saya berharap pihak kepolisian memberikan kepastian hukum terhadap pelaku. Karena jika dibiarkan, pelaku akan berulang melakukan tindak pidana, dengan menyebarkan ujaran kebencian melalui sosial media,”ujar Watubun dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Sabtu 9 Desember 2023.

Alasan Watubun melaporkan akun Tiktok Patrick ke kepolisian, lantaran dugaan ujaran kebencian yang dilakukan. Akun Tiktok tersebut diduga menyebarkan fitnah atau kata kata yang tidak pantas terhadap Benhur yang juga Ketua DPD PDIP Maluku.

“Saya memilih menempuh langkah hukum sebagai solusi untuk mencegah masyarakat yang memprotes. Sebab jika dibiarkan, akan menyulut solidaritas, dan bisa saja mengganggu stabilitas politik dan keamanan,” tulis Watubun,

Sebagai Ketua DPRD Provinsi Maluku dan Ketua DPD PDIP, Watubun menganggap unggahan dan komentar Patrick di akun tiktok sudah terlalu jauh masuk ke ranah pribadi.

“Kita lagi dalam proses tahapan kampanye Pilpres dan Pileg, saya menempuh langkah hukum ini, untuk meminimalisir aksi protes yang berpotensi mengganggu situasi politik,”  tulis dia. (KT)

Komentar

Loading...