Roy Frits Ditemukan tak Bernyawa di Amahusu

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON - Temuan mayat berjenis kelamin laki-laki ini sontak membuat warga dusun Werseley Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon heboh. Mayat tersebut, diketahui adalah Roy Frits Matitaputy (42 ) alamat dusun Nahel Rt 001/003 Negeri Amahusu.

Roy ditemukan warga pada Senin (06/11) sekitar pukul 20.00 Wit dengan TKP dusun Werseley Negeri Amahusu. Dia ditemukan di bawah pohon kenari, dengan posisi menyamping kanan, menggunakan kaos coklat, dan celana hitam putih

Berdasarkan keterangan saksi istri almarhum, Ni Made Gestariani (33) juga alamat dusun Nahel, menjelaskan, awalnya sekira pukul 14.00 wit almarhum pamit ke hutan, untuk membersihkan lahan kebun. Sementara koban menggunakan kendaraan roda dua miliknya

Pukul 20.00 wit karena sang suami belum pulang dari hutan pada jam tersebut saksi Ni Made Gestariani bersama anaknya Diara Matitaputy, berinisiatif mengecek sang suami di hutan tersebut. Dengan berjalan kaki saksi dan anaknya menyusuri jalan yang biasa korban pergi kehutan.

Namun saat tiba di tanjakan tempat menuju hutan tepatnya di bawah pohon kenari saksi dikejutkan dengan sosok suaminya yang sudah terlihat tidak bernyawa dengan posisi tengkurap

Melihat kondisi tersebut saksi langsung menyuruh anaknya pulang ke rumah dan memberitahukan hal tersebut kepada keluarga. Saksi menunggu keluarga datang ke TKP untuk membawa almarhum ke rumah

Usai mendapat informasi, pukul 20.15 Wit Pers Polsek Nusaniwe tiba di TKP. Selanjutnya bersama warga, korban dievakuasi ke rumah duka.

Kemudian pukul 21.14 Wit pendeta jemaat Imanuel GPM Amahusu Ibu Pdt Y Soplanit tiba di TKP untuk doa bersama warga, sebelum mengevakuasi jenazah ke rumah duka

Pukul 21.35 Wit jenazah tiba di rumah duka. Dan pada pukul 22.00 Wit Kapolsek Nusaniwe Iptu Johan WM Anakotta didampingi Danramil Nusaniwe Letda Otis Tutuhena tiba di rumah duka.

Keduanya langsung menyampaikan turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga isteri dan keluarga. Serta menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada keluarga dan warga sekitar

Sementara tindakan Kepolisian, antara lain, turun dan mengamankan TKP, mengumpulkan Baket dari saksi dan dokumentasi. Selanjutnya membuat surat pernyataan penolakan autopsi, dan melaporkan pada pimpinan dan membuat LS.

"Korban tidak memiliki riwayat penyakit, pada tubuh korban tidak terdapat tanda tanda kekerasan, korban tidak punya masalah atau bermusuhan dengan orang di dalam Negeri Amahusu maupun dari orang luar Negeri Amahusu," jelas Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Janete S Luhukay kepada Kabar Timur Selasa (7/11) melalui pesan whatsapp.

Terkait kematian korban, pihak keluarga telah mengikhlaskan dan tidak mau dilakukan otopsi. Terkait hal itu, Polsek Nusaniwe meminta keluarga dibuatkan surat penolakan outopsi. "Untuk jenazah akan dikebumikan pada hari Rabu tanggal 08 November 2023 pukul 14.00 wit," jelas Kasi Humas. (KTA)

Komentar

Loading...