Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Sorot

Minta KPK Seret Masuk Apries di Kasus TPPU Mantan Walikota

badge-check


Apries Benel Gasperz, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kota Ambon. Perbesar

Apries Benel Gasperz, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kota Ambon.

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Korelasi TPPU memungkinkan terjadi bila KPK mengusut kasus TPPU mantan Walikota Ambon dengan adil.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diminta tidak lalai atau lupa menyeret masuk Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kota Ambon, Apries Benel Gasperz dalam dugaan  kasus TPPU, mantan Walikota Ambon, Richarad Louhenapessy.

“Entah, lupa atau disengaja saat penyelidikan hingga penyidikan kasus gratifikasi mantan Walikota Ambon. Sejumlah pejabat di Pemkot Ambon, rumahnya digeledak KPK. Hanya, rumah mewah Apries yang tidak korek. Padahal Apries ini yang mengatur hilir mudik uang di Pemkot Ambon saat itu, dan kini. Disitu saya lihat ada yang aneh,” ungkap aktivis mahasiswa, M,Tauhuns, dikutip kabartimurnews.com.

Jabatan “basah” selaku kepala BPKAD Kota Ambon  yang dijabat Apries, kata dia, mengundang curiga dan korelasi TPPU memungkinkan terjadi bila KPK adil mengusut dan mengungkap kasus TPPU mantan Walikota Ambon.

“KPK ini kan menusia juga. Kita juga wajib mencurigai terkait kasus TPPU mantan Walikota Ambon, kenapa Apries tidak masuk bidikan,” kata dia.

Menurutnya harta kekayaan yang tertulis dalam LHKPN  milik Apries berbanding terbalik dengan fakta sebenarnya. “Mobil dua dilapor satu.  Mobil mahal dilapor murah. Contoh mobil fortuner miliknya tercatat Rp 75 juta. Satu item  harga sudah direkayasa. Itu baru satu item, belum lagi item lain,” kata Tuahuns.

Dikatakan, tecatat hanya satu mobil dilaporkan, sementara satu mobil lainnya yang tergolong mewah mobil “VW”  yang dibeli jelang  berkahirnya masa jabatan mantan Walikota  Richard Louhenapassy, tidak dilaporkan.

Ironisnya, lanjut dia,  sejak mantan Walikota diciduk KPK, mobil VW milik Apries tak pernah kelihatan di jalan. Diduga mobil berbadrol Rp 600 juta lebih, itu sementara diumpetin atau disembunyikan.

Kekayaan Apris dengan jabatan yang disandangnya menuai curiga. Pasalnya, kata dia, rumah mewah dilengkapi kolam renang dan bungalow sangat tidak wajar.

“Dengan kekayaan dan brankas uang Apries di rumah setidaknya bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk melakukan penyelidikan dalam pengembangan kasus TPPU mantan Walikota,” tambahnya.

Tuahuns yakin, Apries berada dalam pusaran kasus TPPU mantan Walikota Ambon. “Saya yakin ada Apries di TPPU mantan Walikota Ambon. Tinggal bagaimana penyelidikan dimulai dari kekayaan yang dimiliki itu,”ujarnya. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Dalami Dugaan Kepemilikan 57 Burung Dilindungi

25 Juli 2026 - 20:50 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Kisah Haru di Balik Upacara Prasetya Perwira 2026

22 Juli 2026 - 13:29 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Trending di Sorot