KABARTIMURNEWS.COM.MASOHI -Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno di Rapat Paripurna DPRD Maluku Dalam Rangka Memperingati HUT Provinsi Maluku ke-78 di Kota Masohi, Sabtu (19/08) malam, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada warga Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Permohonan maaf tersebut berkaitan janji pemindahan ibukota Provinsi Maluku dari Kota Ambon ke Makariki Kabupaten Malteng yang belum juga terealisasi hingga penghujung masa pemerintahan Gubernur Murad Ismail dan Wakil Gubernur Barnabas Orno.
“Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai,” ujar Wagub Orno dalam forum Paripurna DPRD Maluku di Ruang Rapat DPRD Malteng yang juga dihadiri Pj Bupati Malteng Muhamat Marasabessy beserta Forkopimda setempat, Anggota DPRD Malteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan unsur-unsur masyrakat lainnya,” ujar Orno dari informasi yang diterima Kabar Timur Minggu (2/08).
Setelah menyampaikan permohonan maaf, Wagub Orno menyentil budaya hidup orang basudara, seperti ale rasa beta rasa, sagu salempeng pata dua, ain ni ain, kalwedo, ita wotu nusa dan saka mese nusa sebagai modal membangun Maluku yang lebih baik ke depan.
Rapat Paripurna Dalam Rangka Memperingati HUT Provinsi Maluku ke- 78 di Kota Masohi, dipimpin Ketua DPRD Benhur Watubun, didampingi tiga wakil ketua, Melkianus Sairdekut, Rasyad Latuconsina dan Abdullah Azis Sangkala.
Rapat paripurna dihadiri hampir seluruh Anggota DPRD Maluku, perwakilan Forkopimda Maluku, Danrem 151/Binaiya, Kabinda Maluku, Ketua KPU Maluku dan Anggota DPR RI Hendryk Lewerissa. Ketua Sinode GPM dan Ketua MUI dan tokoh-tokoh agama lainnya juga berkenaan hadir.
Dalam sambutannya Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun akui banyak hal yang dicapai oleh Maluku diusianya yang ke- 78 tahun. “Terutama dalam hal penurunan tingkat kemiskinan, namun masih banyak yang harus dibenahi untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku,” ujarnya. (KTA)


























