AMBON – TNI dan Polri mengerahkan sedikitnya 600 personel gabungan untuk mengamankan proses pemulangan pengungsi Kariuw pascakonflik sosial di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, sejak Januari 2022.
“Pengungsi konflik sosial di Pulau Haruku dipulangkan pada Senin (19/12) dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau Lease menerjunkan sebanyak 600 personel gabungan TNI-Polri untuk pengamanan,” kata Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau Lease Ipda Moyo Utomo di Ambon, Minggu.
Selain dari Polresta Ambon, personel juga dikerahkan dari Direktorat Samapta Polda Maluku, Satuan Brimob, Direktorat Polairud, serta Raidader 733. Moyo menyebutkan ratusan personel gabungan tersebut telah mengikuti apel bersama untuk mendapatkan arahan dan selanjutnya diberangkatkan ke Pulau Haruku, Minggu.
“Dipastikan agenda pemulangan pengungsi Kariuw, yang saat ini berada di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, akan berlangsung besok (Senin) dan melibatkan 600 personel gabungan TNI-Polri untuk pengamanannya,” jelas Moyo Utomo.



























